KUNINGAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, U Kusmana, memberikan instruksi tegas kepada seluruh Camat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di wilayah masing-masing.
Pria yang juga menjabat sebagai Kepala BPBD Kabupaten Kuningan ini meminta para pemangku wilayah tersebut tidak lengah dan harus memahami betul peta kerawanan geografis di desa-desa binaannya.
- Kebakaran Kandang Ayam di Nusaherang, Kerugian Ditaksir Rp120 Juta
- Prakiraan BMKG Meleset? Ini Penyebab Kemarau Kuningan 2026 Tertunda dan Jadwal Terbarunya
- Tingkatkan Taraf Ekonomi Desa, Wabup Kuningan Dorong Inovasi Olahan Buah Kesemek di Gunung Sirah
- Sensasi Bersantap Romantis di Bawah Gemerlap “City Light”, The Icon Kuningan Rilis Paket “Love in the Sky Dining”
- PNM Tanam 29.000 Pohon, Perluas Pemberdayaan dari Sandang hingga Lingkungan
Pernyataan ini disampaikan U Kusmana guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal meski di tengah kondisi darurat bencana.
“Jauh-jauh hari saya minta para Camat memantau dan memitigasi. Camat sebagai kepala wilayah tentu tahu persis geografisnya, mana desa yang rawan bencana dan mana yang tidak. Jangan sampai saat bencana terjadi, Camat malah tidak tahu kondisi daerahnya, sehingga fast respon-nya tidak ada,” tegas U Kusmana.
U Kusmana menekankan pemerintah harus selalu hadir di tengah masyarakat saat musibah melanda. Mengingat keterbatasan jarak dan waktu bagi pimpinan daerah (Bupati/Sekda) untuk menjangkau seluruh titik, peran aparat kewilayahan menjadi sangat krusial.
“Jangan sampai masyarakat merasa pemerintah tidak hadir ketika bencana. Walaupun jangkauan Bupati atau saya mungkin jauh, kan ada aparat setempat untuk penanganan cepat. Mulai dari Pak Kades, Pak Camat, termasuk Kapolsek dan Danramil,” ujarnya.
Ia juga mengaku rutin mengingatkan jajarannya melalui grup komunikasi Pemkab untuk terus bersinergi dengan TNI, Polri, dan seluruh perangkat desa dalam hal mitigasi dan kesiapsiagaan.
Selain menyoroti kinerja Camat, Sekda juga menyinggung kesiapan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan. Ia mengungkapkan rencana relokasi kantor BPBD ke eks gedung Inspektorat.
Perpindahan ini diharapkan bukan sekadar ganti suasana, melainkan menjadi pemicu motivasi bagi para personel BPBD yang dinilainya memiliki beban tugas sangat berat.”Kantor BPBD terus dipersiapkan.
Mudah-mudahan kepindahan ke eks Inspektorat nanti membawa suasana dan semangat baru bagi rekan-rekan BPBD untuk lebih maksimal melayani masyarakat,” tutur Sekda. (Nars)













