KUNINGAN – Bursa pendaftaran Calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kuningan resmi ditutup pada Selasa (24/6/2025) pukul 16.00 WIB. Menjelang detik-detik penutupan, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Lena Herlina, secara resmi menyerahkan berkas pencalonan dirinya ke Sekretariat KONI di kompleks Stadion Mashud Wisnusaputra.
Kedatangan Lena cukup menarik perhatian, lantaran ia diantar langsung oleh sejumlah anggota Fraksi PDIP DPRD Kuningan dan simpatisan partai berlambang banteng tersebut. Suasana pendaftaran pun menjadi ramai dan penuh semangat.
- Jurus PNM Cirebon Bikin Ratusan Emak-Emak UMKM Naik Kelas dan Kebal Pinjol Ilegal
- Wakil Bupati Kuningan Dorong Sinergi Pembangunan dan Sukseskan PTSL dalam Konsolidasi APDESI Merah Putih
- Reshuffle Kabinet Prabowo, Wajah Baru dan Yang Kembali
- Punya Sertifikat! Tembakau Kuningan Naik Kelas, Tak Bisa Lagi Diklaim Daerah Lain
- Batal Kepung Gedung Setda, HMI Kuningan Pilih Tunggu Kepulangan Bupati dari Jakarta
“Alasan saya baru mendaftar hari ini karena sebelumnya kami sibuk dengan rangkaian kegiatan Haul Bung Karno di bulan Juni ini,” ungkap Lena usai menyerahkan berkas pendaftaran.
Menurutnya, momentum ini sangat tepat karena bertepatan dengan Bulan Bung Karno yang sarat nilai perjuangan. Sebagai bagian dari kepengurusan KONI sebelumnya, Lena merasa terpanggil untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Kuningan.
“Manajerial KONI ke depan harus lebih baik. Yang belum baik, harus dibenahi. Yang sudah baik, harus ditingkatkan. Kuningan harus punya prestasi yang menonjol di bidang olahraga,” tegasnya.
Sebagai perempuan yang pernah aktif dalam organisasi olahraga, Lena menyebut dirinya memiliki kepekaan dan semangat pengabdian yang tinggi. Ia juga menyoroti perlunya arah yang jelas dalam pengelolaan organisasi agar pembinaan atlet dan cabor berjalan efektif.
“Ketua cabor dan para atlet saat ini sudah gerah menunggu arah pembinaan. Kalau roadmap olahraga tidak segera kita benahi, prestasi tak akan tercapai,” ujarnya.


Ia melihat pentingnya sinergi antara KONI dan berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, provinsi, pusat, maupun sektor lainnya untuk bersama-sama memajukan olahraga di Kabupaten Kuningan.
“Optimis. Makanya saya daftar. Dukungan dari sejumlah cabor juga sudah ada, walau belum bisa kami ungkapkan sekarang. Nanti pada Muskorkab tanggal 30 Juni semua akan terlihat, dan kami berharap tidak ada intervensi apa pun terhadap pilihan cabor,” tambah Lena.
Berbekal pengalaman di kepengurusan KONI sebelumnya serta dukungan dari kalangan legislatif dan pengurus cabor, Lena Herlina menyatakan siap bertarung secara sportif. Ia memandang keempat kandidat lainnya sebagai rekan kompetisi yang punya hak dan peluang yang sama.
“Yang berat itu bukan saingannya, tapi kalau kita tidak konsisten membangun organisasi. Tidak punya roadmap yang jelas, maka itu yang menjadi beban sesungguhnya,” kata Lena.
Diketahui, hingga penutupan pendaftaran, terdapat lima kandidat resmi yang maju dalam pemilihan Ketua KONI Kabupaten Kuningan periode mendatang. Selain Lena Herlina, empat nama lainnya yang telah menyerahkan berkas adalah Edi Nurinda, Trias Andriana, Yayan Yanto, dan Umar Hidayat.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua KONI Kuningan, Ade Sobirin, membenarkan bahwa proses pendaftaran dan verifikasi berkas calon telah ditutup. Selanjutnya, Musyawarah Olahraga Kabupaten (Muskorkab) KONI dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni 2025 di Grage Sangkan Hotel, Desa Panawuan, Kecamatan Cigandamekar.(Nars)




























