KUNINGAN – Istri Bupati Kuningan yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati mengunjungi Desa Timbang, Kecamatan Cigandamekar, pada Selasa (9/9/2025).
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau rehabilitasi sebuah rumah yang tidak layak huni, yang dihuni 3 bersaudara yatim piatu.

Rumah tersebut sebelumnya rusak berat dan tidak layak huni. Kini rumah tersebut sedang dalam tahap renovasi berkat bantuan berbagai pihak.
- Menu MBG Bermasalah atau Tak Sesuai Harga? Lapor ke Sini Saja!
- Soal Kelola Alam, Patuh Regulasi Saja Tak Cukup, Pejabat Wajib Punya Kesadaran Spiritual
- Banjir Menghantui Cirebon, Anton Octavianto: Stakeholder dari Hulu ke Hilir Harus Satukan Visi untuk Solusi
- Buntut Sidak KDM, Satpol PP Segel 6 Titik Galian Batu di Pasawahan
- Sikapi Temuan Satgas P3MBG dalam Sidak, Forum Dapur MBG Kuningan: Ini ‘Cambuk’ untuk Berbenah!
Di lokasi, Hj. Ela Helayati bertemu dengan Ketua RT setempat, kerabat almarhum pasangan Basri dan Oom, serta anak ketiga mereka, Maulana. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantu Maulana merenovasi rumahnya.
“Alhamdulillah, kami dari LKKS Kuningan hadir hari ini untuk memberikan semangat dan motivasi agar Adik Maulana dan keluarganya tetap tegar menjalani kehidupan,” ujar Hj. Ela Helayati.
Pada kesempatan tersebut, LKKS Kabupaten Kuningan turut serta memberikan bantuan berupa bahan bangunan plafon dan GRC untuk menutupi kekurangan material yang dibutuhkan dalam renovasi rumah.
Tak hanya itu, Hj. Ela Helayati juga memberikan perhatian khusus pada Maulana, yang sempat putus sekolah di kelas 3 SMP. “Untuk ananda Maulana, kami akan fasilitasi agar bisa meneruskan pendidikannya. Kami berharap masa depannya bisa lebih baik dan mendapatkan pekerjaan yang layak,” tambahnya.
Sebagai sosok yang dikenal bunda peduli sosial, Hj. Ela Helayati berharap dukungan dari berbagai pihak ini dapat membantu menyelesaikan satu per satu permasalahan sosial yang ada di Kabupaten Kuningan.
Sementara itu, Maulana, anak ketiga dari empat bersaudara yatim piatu tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Ia mengaku sangat berharap bisa kembali melanjutkan sekolah demi masa depan yang lebih cerah.
“Terima kasih Ibu Bupati dan Pak Bupati atas bantuannya kepada keluarga saya,” ucap Maulana dengan penuh haru. (Nars)










