KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan mengapresiasi kontribusi Universitas Prasetiya Mulya dalam pengembangan UMKM melalui program “Saung Rahayat 2024” yang digelar di Lapangan Pandapa Paramartha, Sabtu (21/12).
Penjabat Bupati Kuningan, Agus Toyib, menyampaikan terima kasih atas pendampingan mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya yang telah membantu mengembangkan UMKM di 23 desa wisata dan sektor industri di Kuningan.
- Heboh Isu RTRW Kuningan ‘Dipesan’ Investor, Pejabat Dinas PUTR Buka Suara
- Sejalan dengan Pegiat Lingkungan, Mang Ewo Ingatkan Pemkab Kuningan Jangan Korbankan Zona Konservasi
- Ketua DPRD Kuningan Tegaskan Revisi RTRW Harus Seimbangkan Pariwisata dan Konservasi
- Kuningan Belum Miliki Bangunan SR, Puluhan Siswa Kurang Mampu Terpaksa Sekolah di Cirebon
- Ironi Gunung Mayana: Di Balik Viral Wisata Sunset, Warga Dihantui Krisis Mata Air
“Program ini menjadi contoh bagi kampus lain. Pendampingan mahasiswa Prasmul, mulai dari manajemen, pemasaran, hingga permodalan, telah membawa dampak positif,” ujar Agus.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam pelayanan administrasi kependudukan.
Ketua Yayasan Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI), Saifullah Ma’shum, menyebut layanan ini sangat membantu pelaku UMKM. “Dokumen seperti KTP dan KK sangat penting untuk kelancaran usaha mereka,” kata Saifullah.
Acara ini memamerkan produk inovatif UMKM hasil pendampingan mahasiswa. Dekan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya, Fathoni Rahman, menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan misi memperkuat UMKM sebagai fondasi ekonomi bangsa.
Selain pameran, kegiatan ini dimeriahkan oleh senam pagi, lomba Hackathon, pameran kopi, dan hiburan dari artis Rizzy Ramadhan.
Dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, Saung Rahayat 2024 menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat mampu mendorong kemajuan ekonomi daerah. (Nars)














