

KUNINGAN – Penyatuan dualisme kepemimpinan di tubuh Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) tingkat pusat disambut dengan optimisme dan semangat baru oleh para petani di Kuningan. Ketua DPC HKTI Kabupaten Kuningan versi Fadli Zon, Udin Kusnedi, melihat momen ini sebagai kesempatan emas untuk lebih fokus pada kepentingan petani dan memperkuat ketahanan pangan.
Udin mengungkapkan rasa bangganya terhadap para pemimpin bangsa yang memberikan contoh bagaimana kepentingan rakyat harus diutamakan di atas kepentingan kelompok. “Rasa bangga terhadap para pemimpin bangsa, mereka memberikan contoh betapa kepentingan rakyat lebih utama daripada kepentingan kelompok,” ujar Udin.
- Dramatis! Menang Adu Penalti Atas Sindangagung, Garawangi Segel Tiket 8 Besar Bupati Cup 2026
- Geliat Ekonomi Kreatif di Pesona Sunset Sore Taman Desa Jagara Kuningan
- Sensasi Kopi Embun Senja Berwarna Merah Putih Ramaikan Perayaan Kemerdekaan di Glamping Embun Sangga Langit Kuningan
- Sawah Lope Kuningan Manjakan Wisatawan dengan Waterboom Mini, Main Air Sepuasnya Cuma Rp 5 Ribu
- Akhir Pekan Healing ke Mana? Ini Rekomendasi 8 Wisata Curug yang Eksotis di Kuningan Jawa Barat
Ia menyoroti kinerja pemerintah saat ini dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan, yang dinilainya luar biasa dan patut dicontoh. “Kita lihat hari ini betapa pemerintah lagi memiliki kerja nyata dalam ketahanan pangan. Ini luar biasa, patut jadi contoh bagi yang lain,” tambahnya.
Terlebih, Udin menyebutkan Kabupaten Kuningan sangat diuntungkan dengan letak geografisnya yang mendukung sektor pangan. Potensi ini harus dimanfaatkan secara optimal. Dalam semangat kebersamaan, Udin Kusnedi mengajak seluruh pelaku usaha di bidang pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan untuk bersinergi.
“Saya mengajak kepada seluruh pelaku usaha di bidang pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan untuk bersama-sama melakukan tindakan agar ketahanan pangan bisa terealisasi dengan baik,” sebutnya.
Penyatuan HKTI di tingkat pusat diapresiasi Udin untuk membawa dampak positif hingga ke daerah, memperkuat posisi petani, dan mewujudkan kemandirian pangan yang lebih baik di Kabupaten Kuningan. (Nars)



