KUNINGAN – Estafet kepemimpinan di tubuh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Kuningan (UNIKU) resmi bergulir. Bertempat di Aula DPRD Kabupaten Kuningan, Jumat (24/1/2026), jajaran kepengurusan baru periode 2026-2027 resmi dilantik dalam suasana yang penuh khidmat.
- Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan
- Berbeda dengan Komisi IV, Rana Suparman Blak-blakan Benarkan Ada Dua Versi Angka LHP BPK
- Viral Kecelakaan Kuningan Hari Ini: Mobil Terbalik di Karangkancana, Mantan Camat Jadi Korban
- Kenang Jasa Guru dan Orangtua, Demonstran HMI Kuningan Tak Kuat Tahan Air Mata, Sebut Anggaran Pendidikan Selalu Jadi Bancakan
- Ditanya Transparansi Pengawasan Temuan BPK di Disdikbud, Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD Kuningan Ujang Kosasih
Agenda regenerasi ini bukan sekadar seremonial belaka. Mengusung tema besar “Meneguhkan Nilai Keislaman dan Keindonesiaan dalam Mewujudkan Kepemimpinan HMI yang Progresif dan Berintegritas”, pelantikan ini menjadi sinyal kuat komitmen mahasiswa hijau hitam dalam mencetak pemimpin masa depan.
Fokus utama kepengurusan anyar ini adalah melahirkan kader yang tidak hanya tajam secara intelektual, namun juga kokoh dalam integritas moral serta wawasan kebangsaan.
Prosesi pelantikan disaksikan langsung oleh para senior HMI, tamu undangan, serta perwakilan lembaga terkait. Semangat kebersamaan terasa kental saat sumpah jabatan dibacakan, menandai dimulainya babak baru perjuangan organisasi.
Dalam orasi sambutannya, perwakilan pengurus menekankan bahwa HMI FE UNIKU harus tampil lebih adaptif menghadapi tantangan zaman. Gerakan intelektual akan terus digalakkan sembari tetap konsisten mengawal nilai-nilai dasar keislaman dan keindonesiaan yang menjadi napas organisasi.
Momentum ini diharapkan menjadi titik tolak bagi HMI Komisariat FE UNIKU untuk kembali memperkuat perannya sebagai agent of change. Dengan nahkoda baru, HMI optimistis dapat memberikan kontribusi nyata dan konstruktif bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara, khususnya di wilayah Kabupaten Kuningan. (Nars)
























