Meskipun tambahan 17 poin membuat poin akhir Persib (81 poin) berpotensi disamai oleh Borneo FC, Persib tetap berhak atas status juara karena memiliki keunggulan rekor pertemuan (head-to-head). Di musim ini, skuad Pangeran Biru sukses menaklukkan Borneo FC 3-1 di putaran pertama dan menahan imbang 1-1 di putaran kedua.
Tentunya, kepastian juara ini bisa diraih lebih cepat jika Borneo FC atau Persija tersandung di pertandingan-pertandingan penting mereka.
Meski di atas angin, perjalanan menuju takhta belum sepenuhnya usai. Persib masih harus melewati jadwal terjal pada bulan April hingga Mei 2026.
Berikut adalah rincian tujuh pertandingan “final” yang menanti Persib Bandung:
– 20 April 2026: Dewa United Banten FC vs Persib Bandung (Tandang)
– 24 April 2026: Persib Bandung vs Arema FC (Kandang)
– 30 April 2026: Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Persib Bandung (Tandang)
– 4 Mei 2026: Persib Bandung vs PSIM Yogyakarta (Kandang)
– 10 Mei 2026: Persija Jakarta vs Persib Bandung (Tandang)
– 17 Mei 2026: PSM Makassar vs Persib Bandung (Tandang)
– 23 Mei 2026: Persib Bandung vs Persijap Jepara (Kandang)
Ujian terberat yang sangat dinanti publik sepak bola tanah air tentu saja adalah lawatan tandang bertajuk “El Clasico Indonesia” melawan Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS) pada pertengahan Mei mendatang.
Laga super ketat ini tidak hanya membawa pertaruhan gengsi tinggi, namun diyakini akan menjadi titik gengsi atau bahkan penentuan gelar juara bagi Persib.
“Kami Bobotoh di Kuningan pastinya bakal rutin menggelar nobar (nonton bareng), apalagi pas lawan Persija nanti tensinya pasti panas. Harapannya, sebelum pertandingan lawan Persija, poin kita sudah aman dan tidak terkejar, jadi mainnya bisa lebih lepas. Bismillah, juara!” tutup Hendra optimis. (Nars)

























