KUNINGAN – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kuningan mengumumkan rencana pemadaman listrik sementara di sejumlah wilayah pada besok, Selasa (27/1/2026). Langkah ini diambil dalam rangka pemeliharaan jaringan guna meningkatkan keandalan pasokan listrik ke masyarakat.
Perwakilan PT PLN ULP Kuningan, Nasuha, dalam keterangan tertulisnya pada Senin (26/1), menjelaskan pemadaman tersebut berkaitan dengan pengerjaan teknis penggantian trafo distribusi tegangan 20 kV.
- Seleksi Calon Kadis Hanya Diikuti 67 Pejabat Eselon III, Pengamat Soroti Sistem Data Manajemen Talenta BKPSDM Kuningan
- Diwarnai Kartu Merah, Persib Bandung Susah Payah Tahan Imbang Dewa United 2-2
- Bidik Pasar Global, Kuningan Siapkan Diri Jadi Pemain Kopi Kualitas Dunia
- Demo Warga Kalimanggis Kulon Berbuah Hasil, Kades Wahidi Dipastikan Tak Ngantor Lagi Mulai Besok
- Limpasan Sampah Eceng Gondok Waduk Darma Cemari Sungai Cisanggarung, Warga Kadugede Protes
“Kami informasikan akan dilakukan kegiatan pemadaman terencana sehubungan dengan penggantian trafo distribusi. Estimasi waktu pengerjaan dimulai pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB,” ujar Nasuha dalam pemberitahuannya.
Berdasarkan data yang dirilis, terdapat sekitar 7 desa atau titik yang akan terdampak penghentian aliran listrik sementara ini. Wilayah tersebut meliputi Desa Bayuning, Desa Ciherang, Desa Tinggar, Desa Cisukadana, Desa Karangsari, Desa Sagarahiang, dan Desa Pasirbatang.
Nasuha mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk dapat menyesuaikan aktivitasnya selama jam pelaksanaan pekerjaan. Selain itu, ia memberikan catatan khusus bagi pelanggan yang menggunakan sumber listrik cadangan.
“Apabila pelanggan memakai genset, dimohon agar instalasinya dipisahkan dengan instalasi PLN demi keselamatan,” tegasnya.
Pihak PLN juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan meminta dukungan doa agar proses pemeliharaan berjalan lancar. Nasuha menambahkan, jadwal pemadaman bersifat estimasi.
”Apabila pekerjaan selesai sebelum waktu yang ditentukan, aliran listrik akan dinormalkan kembali lebih cepat dari jadwal,” jelasnya. (Nars)

























