PALEMBANG – Kondisi arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur atau Jalintim Sumatera yang menghubungkan Sumatera Selatan dan Jambi kini telah kembali normal pada Rabu, 18 Maret 2026. Sebelumnya, kemacetan Palembang Jambi ini sempat menghambat mobilitas warga selama dua hari terakhir, bahkan mengular hingga puluhan kilometer di kawasan Musi Banyuasin hingga Banyuasin.
Rekaman kepadatan kendaraan yang merayap parah pada Selasa pagi juga sempat ramai beredar di berbagai platform media sosial seperti TikTok dan X.Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Shandi Nugroho menyatakan bahwa kepadatan panjang tersebut berawal dari insiden dua kendaraan berat yang bermasalah.
- Akhirnya Terjawab, Kisruh Dana Taspen PPPK Guru Kuningan Telah Diselesaikan Disdikbud
- Mayday 2026: KSPSI Kuningan Desak Buruh Berani Lapor Praktik Upah di Bawah Standar
- Refleksi Milad Ke-94 Pemuda Muhammadiyah untuk indonesia jaya
- Karya Bakti Kodim Kuningan: Sinergi TNI dan Warga Kebut Pembangunan Jalan Cimenga
- Comeback Gemilang di Lampung Persib Bandung Bungkam Bhayangkara FC 4-2 dan Rebut Kembali Puncak Klasemen
Satu truk dilaporkan mengalami patah as roda, sementara satu truk lainnya tergelincir dan menutup sebagian badan jalan di kawasan Bayung Lencir. Proses evakuasi yang memakan waktu serta perilaku sejumlah pengendara yang tidak tertib dengan melawan arus turut memperburuk kondisi lalu lintas di lokasi kejadian.
Untuk mengatasi kepadatan lalu lintas tersebut, pihak kepolisian mengambil langkah rekayasa jalan. Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi telah melakukan pengalihan arus kendaraan pemudik dari Jalintim ke jalur alternatif lintas tengah dan lintas barat sejak Senin malam.
Sementara itu, Polda Sumatera Selatan juga berkoordinasi dengan Polda Jambi dan Polda Riau untuk melakukan penutupan sementara Jalintim guna mengurangi beban volume kendaraan yang masuk ke area kemacetan Palembang Jambi.
Menurut penjelasan Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan, Komisaris Besar Polisi Maesa Soegriwo, setelah kendaraan berat yang bermasalah tersebut berhasil dievakuasi oleh tim gabungan, arus kendaraan dari arah Palembang menuju Jambi maupun sebaliknya sudah dapat dilalui dengan lancar.
Perlambatan kendaraan saat ini hanya terjadi dalam skala kecil di beberapa titik akibat adanya aktivitas pasar tumpah di pinggir jalan.
Sebagai tindak lanjut agar insiden serupa tidak terulang, petugas kini menahan sementara operasional kendaraan sumbu tiga atau lebih di beberapa wilayah, termasuk Palembang, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, dan Banyuasin.
Kapolda Sumatera Selatan juga meminta agar seluruh pengendara angkutan barang mematuhi aturan pembatasan muatan yang berlaku. Aturan tersebut tidak hanya menyasar kendaraan sumbu tiga, tetapi juga kendaraan sumbu dua yang membawa muatan berlebih yang kerap memperparah risiko kemacetan Palembang Jambi. (Nars)

























