KUNINGAN – Kepastian mengenai jadwal Lebaran Muhammadiyah pada tahun ini akhirnya diumumkan kepada publik. Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri akan jatuh pada hari Jumat (20/3/2026).
Menyikapi ketetapan jadwal Lebaran Muhammadiyah tersebut, jajaran Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kuningan menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi pelaksanaan ibadah warga persyarikatan.
- Mayday 2026: KSPSI Kuningan Desak Buruh Berani Lapor Praktik Upah di Bawah Standar
- Refleksi Milad Ke-94 Pemuda Muhammadiyah untuk indonesia jaya
- Karya Bakti Kodim Kuningan: Sinergi TNI dan Warga Kebut Pembangunan Jalan Cimenga
- Comeback Gemilang di Lampung Persib Bandung Bungkam Bhayangkara FC 4-2 dan Rebut Kembali Puncak Klasemen
- Review Babak Pertama Persib vs Bhayangkara FC, Serangan Balik Mematikan The Guardian Bikin Maung Bandung Tertinggal 1-2
Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kuningan, Ustadz Dadan Rahmatun Ramdan, menyampaikan bahwa pihaknya telah merancang sejumlah skenario pelaksanaan shalat Idulfitri yang akan disesuaikan dengan hasil akhir keputusan sidang isbat dari pemerintah pusat.
Ustadz Dadan menjelaskan lebih lanjut mengenai skenario pertama apabila jadwal Lebaran Muhammadiyah ternyata jatuh pada hari yang berbeda dengan pengumuman pemerintah.
Jika situasi tersebut terjadi, pengurus daerah akan mengambil langkah taktis dengan memusatkan pelaksanaan ibadah shalat ied bagi seluruh warga persyarikatan di satu lokasi utama, yakni di area halaman kampus Universitas Muhammadiyah Kuningan.
Langkah pemusatan lokasi shalat tersebut dinilai sebagai solusi paling efektif untuk mengakomodasi warga Muhammadiyah yang merayakan Idulfitri lebih awal.




























