

KUNINGAN – Niat hati ingin beristirahat setelah lelah beraktivitas, seorang pegawai perbankan di Kabupaten Kuningan justru mengalami kejadian horor pada Minggu (12/7/2026) dini hari. Seekor ular berbisa jenis Black Weling (Weling Hitam) sepanjang satu meter ditemukan melingkar tepat di samping kepala tempat tidurnya.
Peristiwa mencekam ini dialami oleh warga Perumahan Bumi Serang Indah Blok B11, Kelurahan Awirarangan, Kecamatan Kuningan.
Awalnya, sekitar pukul 00.50 WIB, Deta yang sedang rebahan di kamar sayup-sayup mendengar suara gemerisik aneh dari celah kasur bagian kepala.
- Dari Hidroponik Hingga Ayam Petelur, BUMDes Karya Mandiri Terus Kembangkan Potensi Desa Peusing
- OJK Cirebon Gerakkan Budaya Menabung Pelajar Ciayumajakuning Sejak Dini
- Keterbatasan Anggaran Tak Surutkan Langkah Pemkab Kuningan Kebut Perbaikan Jalan Prioritas
- Panaskan Mesin Partai di Dapil 2 Kuningan, Neneng Hermawati Gelar Konsolidasi bersama 8 DPAC
- Sembunyi di Bawah Lemari Dapur, Kobra Jawa Sepanjang Satu Meter Dievakuasi Damkar Kuningan
Rasa penasarannya memuncak ketika ia hendak mengisi daya (charge) telepon selulernya. Saat melihat ke arah terminal kabel, betapa terkejutnya warga tersebut mendapati seekor ular berwarna hitam pekat bersembunyi di tempat yang sangat sempit tersebut.
Panik dan ketakutan, Ia langsung keluar rumah untuk melapor kepada Satpam perumahan. Mendapat arahan dari petugas keamanan, ia kemudian segera menghubungi Call Center UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Kuningan.
Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, membenarkan adanya laporan darurat tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan regu piket 1 sesaat setelah laporan diterima pada pukul 00.55 WIB.
“Petugas kami langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi hanya dalam waktu dua menit. Penanganan harus segera dilakukan karena jenis ular Black Weling ini sangat berbisa dan mematikan. Jika dibiarkan atau salah penanganan, ancamannya adalah nyawa penghuni rumah,” tegas Andri saat dikonfirmasi, Ahad (12/7/2026).
Andri menjelaskan, proses evakuasi yang dilakukan oleh timnya sempat menemui sedikit kendala. Posisi ular yang bersembunyi di sela-sela kasur dan tembok yang sangat sempit membuat pergerakan petugas cukup terbatas.”Meski ada hambatan ruang gerak yang sempit, alhamdulillah berkat keahlian petugas, ular sepanjang kurang lebih satu meter tersebut berhasil dievakuasi dengan aman hanya dalam waktu sekitar tiga menit,” lanjut Andri.
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam insiden ini. Evakuasi dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 01.10 WIB dan ular langsung diamankan ke tempat yang jauh dari permukiman.
Terkait kejadian ini, Andri Arga Kusumah mengimbau masyarakat Kuningan untuk selalu waspada terhadap lingkungan sekitar, terutama di area yang lembap atau hangat yang kerap menjadi tempat persembunyian ular.
“Kami sangat mengapresiasi tindakan pelapor yang tidak gegabah menangani ular tersebut sendirian dan langsung menghubungi Damkar. Bagi masyarakat yang mengalami kondisi darurat serupa, jangan ragu untuk segera melapor kepada kami. Pelayanan evakuasi ini gratis dan siaga 24 jam,” kata Andri. (Nars)



