Kuningan Wisata

Pesona Pasir Batang Kuningan: Kesejukan Hutan Pinus, Agrowisata, hingga “Bukit Teletubbies”

banner 468x60

KUNINGAN — Mencari pelarian dari penatnya hiruk-pikuk perkotaan untuk menyatu dengan alam? Objek Wisata dan Bumi Perkemahan (Buper) Pasir Batang di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, bisa menjadi jawaban yang tepat.

Menawarkan konsep natural healing, kawasan wisata ini menghadirkan perpaduan sempurna antara ketenangan hutan pinus, pesona perbukitan, hingga wisata sejarah dan religi.
Terletak di Desa Karangsari, Kecamatan Darma, Pasir Batang berada di ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut (mdpl).

banner 336x280

Berjarak hanya sekitar 17 kilometer atau 30 menit perjalanan dari pusat kota Kuningan, lokasinya yang berada di kaki Gunung Ciremai menyuguhkan udara yang sangat sejuk, asri, dan ditenangkan oleh ragam suara satwa liar.

Destinasi Favorit untuk Berkemah dan Outbound
Dengan latar belakang hutan pinus yang rimbun, Pasir Batang menjadi lokasi favorit bagi komunitas, sekolah, maupun organisasi yang ingin menggelar kegiatan luar ruangan seperti outbound, pelatihan kepramukaan, hingga berkemah santai.

Pengelola Objek Wisata Pasir Batang, Aen, menjelaskan bahwa kawasan ini buka 1×24 jam setiap harinya.

Pesik Kuningan Lolos Liga 3, Konvoi Sambutan Warga Mengular

“Wisata Pasir Batang ini selalu terbuka dan dijaga penuh karena anak-anak kami menginap di sini, sehingga akses keluar masuk pengunjung sangat terpantau. Puncak keramaian biasanya terjadi pada hari Sabtu dan Minggu, didominasi oleh rombongan campervan, motram, bahkan baru-baru ini ada acara ulang tahun dari alumni UGM,” ujar Aen.

Salah satu ikon utama yang paling diburu pengunjung di Pasir Batang adalah kawasan perbukitan hijau yang kerap dijuluki “Bukit Teletubbies”. Tempat ini merupakan spot hiking favorit untuk menikmati pemandangan matahari terbit (sunrise) dan terbenam (sunset).

Dari atas bukit ini, mata pengunjung akan dimanjakan dengan lanskap menawan yang mencakup pemandangan Waduk Darma, serta wilayah Majalengka, Kuningan, Cirebon, hingga perbatasan Jawa Tengah.

“Dulu, kawasan bukit ini adalah bekas Kerajaan Lutung Kasarung, yang kemudian dikuasai Belanda menjadi perkebunan teh. Kini, jalannya sudah dibuka oleh mitra kami dari Cirebon, sehingga pengunjung bisa hiking ke atas secara gratis,” tambah Aen.


Agrowisata dan Jejak Sejarah Religi
Lebih dari sekadar tempat berkemah, Pasir Batang menawarkan pengalaman interaktif lewat agrowisata. Lahan perbukitan seluas lebih dari 70 hektare di desa ini merupakan salah satu pemasok sayuran utama ke Pasar Jagasatru, Cirebon. Pengunjung, khususnya rombongan keluarga, kerap diajak ikut memanen sayuran segar langsung dari kebunnya.

Dukung Pemerintahan Bersih, DPC KSPSI Kuningan Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Berantas Korupsi


Selain itu, pengunjung juga bisa berwisata religi dengan mengunjungi petilasan tokoh penyebar agama Islam di wilayah setempat, yakni Syekh Marmagati dan Ki Buyut Tugal. Desa Karangsari sendiri memiliki nilai historis, di mana desa ini tercatat memisahkan diri dari Desa Sagarahiang pada tahun 1942 dan menjadi salah satu desa perintis di Kabupaten Kuningan.


Untuk menikmati semua keindahan ini, pengunjung tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Tiket masuk Pasir Batang dibanderol sangat bersahabat, yakni hanya Rp15.000 per orang.


Aen menuturkan, penetapan harga yang terjangkau ini merupakan bentuk kompensasi dari pihak pengelola karena kondisi akses jalan yang masih bebatuan. “Kami sengaja mematok tarif sederhana yang terjangkau agar pengunjung tidak kecewa, mengingat akses jalan menuju ke sini belum semulus wisata yang sudah ramai seperti Palutungan,” jelasnya.


Meski tiketnya murah, fasilitas dasar yang disediakan sudah sangat memadai. Pasir Batang dilengkapi dengan musala berukuran besar, 11 pintu MCK (toilet), deretan gazebo, tempat duduk bersantai, dan berbagai spot selfie. Menariknya lagi, pengelola menggratiskan biaya parkir, akses listrik, dan jalur hiking.


Bagi wisatawan yang tidak membawa perlengkapan kemah, pihak pengelola juga menyewakan tenda sekaligus menyediakan jasa katering makanan alami seperti nasi liwet. Ditambah lagi, lokasinya yang tidak terlalu jauh dari objek wisata Waduk Darma menjadikan Pasir Batang sebagai titik liburan strategis yang wajib dikunjungi saat bertandang ke Kuningan. (Nars)

Teror Tengah Malam: Ular Weling Hitam Mematikan Muncul di Samping Bantal Warga Kuningan

banner 336x280
× Advertisement
× Advertisement