

KUNINGAN – Tongkat komando kepemimpinan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kuningan resmi berganti. Eries Sugianto kini menjabat sebagai Kepala Lapas Kuningan yang baru usai acara pisah sambut yang digelar pada Kamis 20 Agustus 2026.
Kehadirannya di Kuningan diharapkan mampu membawa penyegaran dalam sistem pembinaan warga binaan sekaligus mempererat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah.
- Kritik Pembongkaran Tugu Bola Dunia Jadi Patung Kuda, Nuzul Rachdy: Pemda Cederai Nilai Historis Bupati Terdahulu
- Belajar Integritas dan Hidup Bersahaja dari Sosok Sutami dan Agus Salim
- PHRI Kuningan Sebar Ratusan Paket Makan Siang untuk Warga Lewat Aksi Jumat Berkah
- Gebrakan Detektif Stunting Ala Kepala Puskesmas Kuningan Selamatkan Puluhan Balita
- Pimpin Lapas Kuningan Eries Sugianto Siap Bangun Sinergi Lintas Sektoral
Sebelum bertugas di Kuningan, lulusan Akademi Pemasyarakatan angkatan tiga puluh lima ini memiliki rekam jejak strategis di tingkat pusat. Ia sebelumnya memegang jabatan sebagai Kepala Subdirektorat Pencegahan dan Pengendalian Direktorat Kepatuhan Internal.
Pengalaman penugasan yang luas membuat dirinya optimis dapat meneruskan serta menyempurnakan berbagai program unggulan yang telah dirintis oleh pimpinan sebelumnya.
Dalam sambutan perdananya, pria yang didampingi sang istri Erlina Susanto ini secara terbuka meminta dukungan penuh dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan aparat penegak hukum setempat.
Ia menyadari bahwa upaya memajukan institusi pemasyarakatan membutuhkan kolaborasi berkelanjutan dari banyak pihak.
“Pastinya kita tidak bisa berdiri sendiri, kita membutuhkan stakeholder yang bisa membantu institusi ini demi kebaikan dan menjadikan Lapas Kuningan memiliki peran penting dalam setiap program pemerintahan,” ujar Eries di hadapan tamu undangan.
Suasana pertemuan yang semula formal sesekali diwarnai keakraban saat ia melontarkan candaan terkait seragam dinas yang dikenakannya. Ia meminta jajaran instansi dan masyarakat untuk tidak segan atau kaku saat melihat atribut baret yang identik dengan pengamanan ketat.
“Jangan lihat baretnya ya buat rekan-rekan Kuningan, hati saya tidak sekeras baret birunya, tenang saja,” ucapnya yang langsung disambut senyum hangat para tamu yang hadir.
Ke depan, Eries menargetkan percepatan realisasi sejumlah perencanaan yang sempat tertunda sekaligus memperluas jaringan operasional dengan instansi di wilayah Jawa Barat.
Ia menegaskan komitmennya untuk membangun fasilitas tersebut bersama-sama melalui dorongan kerja sama yang telah terjalin baik. Ia berharap fondasi sinergi tersebut terus ditingkatkan hingga menjadi sebuah budaya kerja positif yang berdampak nyata bagi pembinaan maupun stabilitas wilayah. (Nars)



