
KUNINGAN – Anggota Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Hj Tina Wiryawati SH MM mengingatkan jajaran Laskar Gerindra Kabupaten Kuningan bahwa bergabung dengan partai politik adalah jalan perjuangan dan pengabdian, bukan ajang untuk mencari keuntungan pribadi.

Pernyataan tegas tersebut disampaikannya dalam sebuah agenda pertemuan dan konsolidasi keluarga besar Laskar Gerindra di kawasan Dusun Mulyaasih, Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Ahad (13/9/2026).
- Respons Cepat Bencana Maleber, Tim Gabungan BPBD, TNI-Polri, dan PLN Evakuasi Warga serta Buka Akses Jalan
- Terjang 5 Desa di Maleber, Angin Puting Beliung Rusakkan 80 Rumah Warga Kuningan
- Musim Hujan Tiba, Sejumlah Wilayah Kuningan Dihantui Bencana Pohon Tumbang dan Banjir
- Jaga Tradisi Kawin Cai di Babakanmulya, Sri Laelasari Tekankan Pentingnya Merawat Mata Air demi Masa Depan
- Upacara Adat Kawin Cai Balong Dalem Masuk Kalender Wisata, Ini Kata Plt Kadisporapar Kuningan
Dalam arahannya, ia mempertanyakan kembali niat para anggota yang bergabung ke dalam Laskar maupun partai. Menurutnya, terjun ke dunia politik membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit, baik dari segi tenaga maupun finansial.
“Kalau tujuannya cuman menjabat atau memperkaya diri, dari mana memperkayanya? Kalau kita kerja formal, kita dibayar. Masuk partai tidak ada yang bayar, justru kita yang harus siap keluar dana untuk perjuangan,” ujarnya di hadapan para laskar.
Ia juga menyoroti pentingnya eksistensi nyata Laskar Gerindra di tengah masyarakat. Ia menegaskan agar atribut partai tidak digunakan hanya untuk sekadar unjuk gigi.
“Ngapain wara-wiri pakai seragam kalau kita tidak bisa memberikan manfaat, meski sekecil apa pun, di lingkungan kita,” tegasnya yang langsung disambut persetujuan dari para peserta yang hadir.
Lebih lanjut, Tina membagikan kisah napak tilas perjuangan Partai Gerindra di Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar 13 (Kuningan, Ciamis, Banjar, Pangandaran). Ia mengenang masa-masa sulit pada tahun 2019 ketika partai harus “babat alas” karena belum memiliki perwakilan kursi legislatif pusat maupun provinsi dari wilayah tersebut.
Berkaca dari semangat Ketua Umum Prabowo Subianto yang pantang menyerah meski berkali-kali gagal dalam kontestasi politik, ia meminta seluruh kader dan laskar agar tetap membumi, mengawali perjuangan dari lingkungan terdekat, dan terus memahami situasi masyarakat di akar rumput. (NARS)
