KUNINGAN – Perebutan posisi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kuningan mulai memasuki babak baru. Nama-nama calon yang akan bersaing telah mengerucut setelah 32 Pengurus Anak Cabang (PAC) merampungkan proses penjaringan.
- Tiga Hari Pencarian Nihil, Tim SAR Hentikan Sementara Susur Sungai dalam Kasus Hilangnya Parmo di Kuningan
- Borneo FC Mengintai Puncak Klasemen dengan Tabungan Laga, Misi Balas Dendam untuk Persita Digelar Malam Ini
- Gadis 21 Tahun Asal Ciawigebang Hilang Usai Dijemput Motor, Ini Ciri-cirinya!
- Niat Hati Menolong, Sebar Foto KTP Hilang di Medsos Justru Rawan Pencatutan Identitas
- Djoni Toat Muljadi Kembali Pimpin FOBI Jabar, Fokus Bidik Kesuksesan Porprov XV 2026
Dalam penjaringan untuk posisi Ketua DPC, Rana Suparman muncul sebagai kandidat terkuat dengan perolehan 19 suara, jauh meninggalkan kandidat lain. Di belakangnya, Nuzul Rachdy mendapat 8 suara, sementara M. Ridho Suganda meraih 3 suara. Dua kandidat lainnya, Ika Siti Rahmatika dan Lena Herlina, masing-masing memperoleh 1 suara.
Persaingan juga terlihat ketat untuk posisi wakil ketua. Pada opsi Wakil Ketua 1, terjadi perolehan suara yang sama kuat antara Ika Siti Rahmatika, Nuzul Rachdy, dan Rohaman yang masing-masing mengumpulkan 4 suara.
Untuk posisi Wakil Ketua 2, Ika Siti Rahmatika kembali memimpin dengan 6 suara, diikuti oleh Lena Herlina, M. Narendra Kiemas, M. Ridho Suganda, dan Tresnadi yang masing-masing mendapat 3 suara.
Menanggapi kemunculan nama-nama ini, sejumlah pengamat politik di Kuningan memberikan pandangan mereka terkait kriteria pemimpin ideal bagi PDIP Kuningan ke depan.
Pengamat Soejarwo menyarankan agar Ketua DPC terpilih adalah kader yang tidak memiliki posisi di lembaga legislatif. ”Alangkah eloknya jika yang akan dipilih nanti yakni kader yang tidak disibukkan oleh posisinya di Lembaga Legislatif,” ujarnya.
Menurutnya, hal ini penting agar Ketua DPC memiliki waktu lebih leluasa untuk fokus membesarkan partai.
Pendapat serupa juga diungkapkan oleh pengamat lainnya, Boy Sandi Kertanegara. Ia menilai bahwa keberhasilan PDIP dalam mempertahankan kursi terbanyak di dewan adalah hasil kerja keras seluruh kader.
“Soal siapa yang paling layak, saya berpendapat sudah saatnya PDIP dipimpin oleh orang yang tidak disibukkan oleh aktivitas lain agar fokus dalam mengurus partai,” kata Boy.
Meskipun nama-nama calon telah terjaring, keputusan final siapa yang akan memimpin DPC PDIP Kabupaten Kuningan tetap berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. (Nars)




















