KUNINGAN – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kuningan yang digelar di Aula Mayang Catering, Ahad (21/12/2025). Tiga nama kandidat formatur mencuat dan bersaing ketat untuk menduduki kursi Ketua DPD PAN Kuningan periode mendatang.
- Sempat Terjadi Rivalitas, Pasca Terbit SK, Sekretaris DPC PPP Kuningan Ungkap Rekonsiliasi
- Arah Baru DPC PPP Kuningan Siap Padukan Politik Modern dan Kekuatan Pesantren
- Semakin Dekat Menuju Liga 3, Pesik Kuningan Hanya Butuh Hasil Seri untuk Lolos ke 8 Besar Piala Presiden
- Selain 9 Titik, Puluhan Titik di Kuningan Juga Akan Terdampak Pemadaman Listrik Selasa 23 Juni 2026, Cek Daftarnya!
- Siap-Siap! PLN Kuningan Lakukan Pemeliharaan Jaringan Besok, Sembilan Wilayah Ini Bakal Padam
Ketiga figur tersebut adalah Udin Kusnedi, Ade Abdul Jafar Sidik, dan Wiwin. Perebutan tongkat estafet kepemimpinan ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan membawa misi berat: mengembalikan kejayaan PAN di Kota Kuda dan menargetkan kader terbaiknya duduk di kursi puncak eksekutif (Bupati/Wakil Bupati) pada kontestasi politik mendatang.
Agenda Musda yang digelar serentak secara daring dan dipimpin langsung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) secara daring ini diikuti oleh seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kabupaten Kuningan. Mekanismenya, DPP akan menetapkan nama-nama formatur atau menunjuk langsung Ketua DPD terpilih.
Sekretaris DPD PAN Kuningan demisioner yang hadir mewakili DPW PAN Jawa Barat, Toto Suharto, menegaskan bahwa Musda ini adalah titik balik kebangkitan.
”Membangun kekuatan dan mengembalikan lagi kejayaan PAN ke depan adalah harga mati. Kita harus solid dan satu komando. Siapapun yang terpilih nanti memiliki tugas besar untuk membesarkan partai, termasuk menempatkan kader di posisi strategis eksekutif daerah,” tegas Toto di hadapan peserta Musda.
Toto juga menyatakan bahwa sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), kepengurusan DPD periode sebelumnya resmi demisioner saat Ketua DPD memberikan sambutan.
Sementara itu, Ketua DPD PAN Kuningan periode 2020-2025, H. Uba Sobari, dalam sambutan terakhirnya menyampaikan refleksi diri yang jujur. Ia secara terbuka memohon maaf kepada seluruh kader atas penurunan performa partai selama masa kepemimpinannya.
”Kepemimpinan saya selama periode 2020-2025 pasti banyak kekurangan, dan harus diakui ada prestasi yang menurun. Selama saya memimpin, atas segala kekurangan ini saya memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujar Uba.
Meski demikian, Uba mencatat satu kebanggaan tersendiri di masa jabatannya, yakni keberhasilan kader PAN Kuningan menembus level provinsi.
“Satu kebanggaan bagi kita, Sekretaris kita (Toto Suharto) berhasil menjadi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, bahkan meraih Badan Kehormatan (BK) Award. Ini bukti bahwa kader Kuningan memiliki kualitas mumpuni,” ungkapnya. (Nars)














