KUNINGAN – Masyarakat Kabupaten Kuningan diimbau untuk bersiap. PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kuningan mengumumkan jadwal pemadaman listrik terencana yang akan menyasar puluhan titik wilayah pada Selasa, 23 Juni 2026.
Langkah ini diambil secara serentak guna meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan menjaga kualitas layanan kepada pelanggan.
- Akselerasi UMKM Kuningan Go Digital, Mahasiswa IPB Fasilitasi QRIS dan Google Maps
- Berburu Motor Murah Mulai Rp 1 Jutaan di Lelang Kejari Kuningan, Begini Jaminan Pengurusan STNK-nya
- Bersama Mahasiswa KKN Unisa, Politisi Gerindra Sri Laelasari Gencarkan Edukasi Cegah HIV dan Lindungi Pelajar Kuningan
- Siswa SD Desa Puncak Mulai Kenal AI, Mahasiswa IPB University Gelar Edukasi Digital hingga Keuangan
- Sisi Lain Viral Wisata Curug Bebedahan Kuningan: Berpotensi Besar, Namun Minim Anggaran
Berdasarkan data resmi yang dirilis, pemadaman listrik kali ini memiliki cakupan yang cukup luas, memengaruhi sedikitnya 29 titik yang terdiri dari desa, kelurahan, hingga kawasan fasilitas tertentu.
Penghentian pasokan listrik sementara pada jaringan tegangan 20 kV ini dijadwalkan berlangsung selama tiga jam, yakni mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Mengingat banyaknya titik yang terdampak, warga diharapkan dapat mengantisipasi aktivitasnya.
Sebelumnya disampaikan titik pemadaman tersebut meliputi wilayah Langseb, Cinagara, Cipakem, Cigeurut, Giriwaringin, Galaherang, Bunikerta, Cineumbeuy, dan sebagian Lebakwangi.
Selain itu, sebaran titik pemadaman juga mencakup wilayah Ciporang, Kutaraja, Parakan, Maleber, Padamulya, serta Karangtengah.
Kemudian, pemadaman turut menyasar titik-titik di Karangtawang, Tembong, Salahonje, Lengkong, Purwasari, sebagian Garawangi, Pakembangan, Popojok, Desa Pakembangan, Gewok, Pamumpukan, Cirukeum, Kadatuan Kutakembaran, hingga kawasan Kandang Ayam H. Juanda.
Perwakilan PT PLN ULP Kuningan, Nasuha, mengonfirmasi luasnya area pemeliharaan dan banyaknya titik yang harus ditangani oleh petugas di lapangan pada hari tersebut. Pihaknya meminta masyarakat di seluruh wilayah terdampak agar dapat menyesuaikan aktivitas kesehariannya selama jam pelaksanaan pekerjaan.
“Mengingat ada puluhan titik yang terdampak, kami mengimbau masyarakat untuk bersiap. Khusus bagi pelanggan yang menggunakan genset, agar segera dipisahkan dari instalasi PLN demi keamanan bersama. Kami mohon doa dan restunya agar pekerjaan pemeliharaan jaringan ini dapat diselesaikan tepat waktu,” ujar Nasuha.
Lebih lanjut, Nasuha memberikan jaminan bahwa pihak PLN akan bekerja secara optimal untuk meminimalisasi ketidaknyamanan masyarakat. Ia menyampaikan, apabila pekerjaan di lapangan berhasil dirampungkan sebelum batas waktu yang telah ditentukan, maka aliran listrik di puluhan titik tersebut akan segera dinormalkan kembali.

