KUNINGAN – Pasca terpilih kembali sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kuningan, H. Udin Kusnedi, S.E., M.Si., langsung menyusun langkah strategis. Prioritas utamanya adalah melakukan perombakan total struktur kepengurusan guna mewujudkan visi PAN sebagai partai modern dan terbuka.
- WTP Kuningan, Fraksi Golkar Puji Kinerja Apik Pemkab: Setahun Kerja Positif Kabinet Dian – Tuti
- Juara Grup BB! Tahan Imbang Unaaha FC, Pesik Kuningan Segel Tiket Perempat Final Liga 4 Piala Presiden
- “Hidden Gem” Kuliner Kuningan: Bersembunyi dari Keramaian, Kuah Khas Baso Aci Ambu Bayuning Bikin Ketagihan!
- Rana PDIP: WTP Diraih, Bukan Berarti Laporan Pemkab Kuningan tak Ada Masalah
- Pemkab Kuningan Raih Opini WTP, Pengamat Ingatkan Agar tidak Terjebak Euforia Berlebihan
Dikonfirmasi usai Musda VI PAN Kuningan, Udin menegaskan bahwa langkah pertama yang akan diambil adalah restrukturisasi internal. Ia ingin memastikan mesin partai diisi oleh kader-kader yang memiliki jiwa pengabdian tinggi, mengingat aktivitas di partai politik adalah kerja sosial.
“Yang jelas di partai ini adalah kerja sosial, tidak ada kader yang digaji. Saya sangat mengapresiasi loyalitas para kader yang bertahan. Ke depan, kita akan jadikan PAN sebagai partai modern yang merangkul semua kalangan,” ujar Udin, Ahad (21/12/2025).
Udin menekankan bahwa PAN Kuningan di bawah kepemimpinannya akan bersifat inklusif. Ia membuka pintu selebar-lebarnya bagi berbagai elemen masyarakat untuk bergabung dan membesarkan partai tanpa memandang latar belakang.
”Kita akan rangkul semua, baik akademisi, pengusaha, tokoh masyarakat, hingga alim ulama. Apapun profesinya, kita ajak bergabung untuk membesarkan partai tanpa melihat ‘warna baju’ sebelumnya,” katanya.
Di sisi eksternal, Udin menegaskan posisi PAN sebagai partai pendukung pemerintah. Ia menginstruksikan seluruh jajaran partai untuk mengawal program-program strategis nasional, khususnya terkait ketahanan pangan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat di tengah situasi ekonomi saat ini.
” Tugas partai politik adalah memberikan manfaat. Hari ini pemerintah sedang getol fokus pada ketahanan pangan. Ini fokus kita juga, mengawal seluruh program pemerintah agar terlaksana dengan baik di Kuningan,” jelas Udin.
Terkait target politik pada Pemilu mendatang, Udin tidak menampik ambisinya untuk mengembalikan kejayaan PAN. Ia memasang target realistis namun optimis, menyesuaikan dengan wacana perubahan daerah pemilihan (Dapil).
”Semua partai pasti ingin jadi pemenang. Kita akan berusaha semaksimal mungkin. Jika nanti skemanya menjadi 7 Dapil di Kuningan, target minimal kita adalah terisi satu kursi di setiap Dapil tersebut,” ujar Jiud, sapaannya. (Nars)













