Kuningan Olahraga

Haram Main Aman! Pesik Kuningan Ogah Hasil Seri Kontra Unaaha FC Demi Sapu Bersih Grup BB Liga 4

BANTUL – Secara matematis, Pesik Kuningan hanya membutuhkan satu poin tambahan untuk mengamankan tiket ke perempat final Liga 4 Piala Presiden 2026. Namun, taktik mencari hasil imbang rupanya menjadi pantangan besar bagi skuad berjuluk Laskar Kuda Kuningan tersebut. Menghadapi laga pamungkas Grup BB yang sangat penting ini, mentalitas juara justru menjadi senjata utama yang diusung.

Pertarungan penentu nasib ini akan digelar di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, pada Kamis (25/6/2026) pukul 13.15 WIB.

Berhadapan dengan wakil Sulawesi Tenggara, Unaaha FC Konawe, laga ini diprediksi akan berjalan dengan tensi tinggi mengingat ketatnya perebutan dua tiket menuju babak delapan besar.

Saat ini, Pesik Kuningan berdiri gagah di puncak klasemen sementara dengan koleksi enam poin hasil dari dua sapu bersih pertandingan awal. Posisi mereka dibayangi oleh Wahana FC Pekanbaru dan Unaaha FC Konawe yang sama-sama mengantongi tiga poin di urutan kedua dan ketiga.

Jika tergelincir dan kalah di laga siang ini, poin Pesik akan mandek di angka enam dan otomatis disamai oleh Unaaha FC. Kondisi ini sangat riskan karena bisa melempar penentuan tiket lolos pada perhitungan selisih gol yang rumit dan berbahaya.

Sempat Terjadi Rivalitas, Pasca Terbit SK, Sekretaris DPC PPP Kuningan Ungkap Rekonsiliasi

Menyadari ancaman tersebut, Manajer Pesik Kuningan, Nono Sujono, memilih jalur agresif. Ia menolak keras ide untuk bermain aman demi mengincar skor kacamata.

Pria yang akrab disapa Kang Nono ini menuntut para pemainnya untuk tetap tampil beringas, menekan sejak menit awal, dan mengejar rekor sempurna sembilan poin.

“Betul, kita secara itung-itungan memang hanya butuh skor imbang untuk aman dan lolos ke delapan besar. Tapi saya sudah tegaskan kepada jajaran pelatih dan seluruh pemain, jangan pernah turun ke lapangan dengan target mencari hasil seri. Kita harus sapu bersih! Target kita menang dan keluar sebagai juara grup dengan sembilan poin penuh,” tegas Nono.

Sikap pantang mundur yang dipilih manajemen Pesik sangat beralasan secara taktik. Nono membaca betul psikologis lawan; Unaaha FC dipastikan akan tampil kesetanan karena mereka tidak memiliki opsi lain selain menang jika ingin bernapas lebih panjang di turnamen ini.

Menurutnya, melayani tim yang sedang terdesak dengan cara bermain bertahan justru sama saja dengan menggali kubur sendiri. Serangan balik cepat dan dominasi lini tengah disiapkan untuk meredam gelombang serangan Unaaha FC.

Arah Baru DPC PPP Kuningan Siap Padukan Politik Modern dan Kekuatan Pesantren

Nono berharap mentalitas all-out ini tidak hanya mengamankan tiket perempat final, tetapi juga menunjukkan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kuningan yang terus mendoakan langkah Laskar Kuda Kuningan di kancah nasional, untuk bisa lolos ke Liga 3. (Nars)

× Advertisement
× Advertisement