KUNINGAN – Berdasarkan laporan aktivitas gunung api periode pengamatan 27 Juli 2025 pukul 00:00 hingga 24:00 WIB, Gunung Ciremai (3078 mdpl) yang terletak di perbatasan Cirebon, Kuningan, dan Majalengka, Jawa Barat, terpantau berada pada Level I (Normal). Meskipun demikian, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tetap mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat dan wisatawan tidak mendekati kawah gunung.
Dari sisi meteorologi, cuaca di sekitar Gunung Ciremai sepanjang periode pengamatan terpantau cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat dengan suhu udara berkisar antara 22 hingga 33 derajat Celsius.
- Menagih Etos Kerja Pasca Pelantikan 4 JPT Pratama di Cadas Poleng
- Ini Alasan Bupati Kuningan Pilih Cadas Poleng Tempat Lantik Pejabat Hari Ini
- Empat Pejabat Eselon Dua Kuningan Resmi Dilantik, Berikut Daftar Namanya
- Soal Penyaluran Bansos, Mensos Tegur Kepala Daerah
- Muncul Rumor Lahgun Narkoba, BNN Kabupaten Kuningan Siap Tes Urine Anggota Dewan
Secara visual, gunung kadang terlihat jelas, namun sering juga tertutup kabut dengan intensitas bervariasi. Asap kawah tidak teramati sama sekali.
Pada sektor kegempaan, tercatat adanya aktivitas Tektonik Jauh sebanyak 6 kali. Gempa-gempa ini memiliki amplitudo antara 2.5 hingga 30 mm, dengan durasi antara 39.31 hingga 105.57 detik, dan selisih waktu S-P sekitar 26.76 detik. Tidak ada keterangan lain yang signifikan dilaporkan dalam periode tersebut.
Penyusun laporan dari Pos Pengamatan Gunungapi Ciremai, Hamdani dan Imam Baihaqi Al Hakim, menegaskan bahwa status aktivitas gunung tetap pada Level I (Normal). Meski demikian, PVMBG merekomendasikan agar masyarakat dan pengunjung/wisatawan untuk tidak mendekati area kawah Gunung Ciremai dalam radius 500 meter demi alasan keamanan.
Laporan ini bersumber dari KESDM, Badan Geologi, dan PVMBG melalui Pos Pengamatan Gunungapi Ciremai, serta dapat diakses lebih lanjut melalui situs resmi magma.esdm.go.id. (Nars)

























