KUNINGAN – Anggota DPRD Kabupaten Kuningan, Sri Laelasari, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh Yayasan Cipta Wening. Menurutnya, acara yang menggabungkan Peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri ini adalah contoh sempurna dari “dakwah sosial” yang relevan dengan tantangan zaman.
- Hari Ini Jemaah Haji Kloter 8 dan 39 Kuningan Tiba di Kertajati. Ini Jadwal Lengkapnya
- Besok Jemaah Haji Kuningan Tiba, Kawasan KIC Disterilkan: PKL & Mobil Penjemput Dilarang Masuk
- Proton FC Kuningan Sapu Bersih Regular Series PFL 2, Lolos ke Final Four dengan Status Juara
- Hafalkan! 11 Pelanggaran Ini Jadi Target Tilang Operasi Patuh Lodaya 2026 di Kuningan
- Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar 14 Hari, Polisi Kuningan Gencar Tilang Knalpot Brong & Pengguna HP
“Apa yang kita saksikan hari ini adalah wujud nyata dari dakwah yang tidak hanya di mimbar, tetapi hadir memberi solusi dan kebahagiaan bagi umat,” ungkap Sri Laelasari saat menghadiri acara di Desa Subang, Jum’at (24/10/2025).
Ia menegaskan, kegiatan seperti khitanan massal dan santunan anak yatim merupakan cara terbaik meneladani akhlak Rasulullah SAW, yang dikenal memiliki kepedulian sosial yang begitu tinggi.
Menurutnya, nilai-nilai inilah yang perlu terus dihidupkan untuk menjawab tantangan moral dan sosial yang semakin kompleks.


Lebih lanjut, Sri Laelasari mengaitkan acara ini dengan spirit Hari Santri Nasional. Ia memandang bahwa santri, sesuai sejarahnya, bukan hanya simbol kesalehan individu, melainkan juga kekuatan sosial dan penjaga moral bangsa.“Inisiatif Yayasan Cipta Wening ini mencerminkan peran santri sebagai motor penggerak perubahan sosial yang damai,” kata Sri.
Ia menambahkan, agenda baik ini membuktikan bahwa semangat cinta tanah air yang berlandaskan Islam rahmatan lil alamin terus hidup di tengah masyarakat.
”Saya berharap, semangat berbagi yang ditunjukkan oleh Yayasan Cipta Wening dapat menjadi budaya positif yang menular di seluruh lapisan masyarakat Kuningan,” tutur Sri. (Nars)













