KUNINGAN – Yayasan Ciptawening kembali menunjukkan komitmennya di bidang kemanusiaan dengan menggelar serangkaian kegiatan sosial dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Tasyakur Hari Santri Nasional 1447 H.
Acara yang dipusatkan di Desa Subang, Kecamatan Subang, pada Jum’at (24/10/2025), menyentuh langsung kebutuhan masyarakat lapisan bawah.
- Heboh Isu RTRW Kuningan ‘Dipesan’ Investor, Pejabat Dinas PUTR Buka Suara
- Sejalan dengan Pegiat Lingkungan, Mang Ewo Ingatkan Pemkab Kuningan Jangan Korbankan Zona Konservasi
- Ketua DPRD Kuningan Tegaskan Revisi RTRW Harus Seimbangkan Pariwisata dan Konservasi
- Kuningan Belum Miliki Bangunan SR, Puluhan Siswa Kurang Mampu Terpaksa Sekolah di Cirebon
- Ironi Gunung Mayana: Di Balik Viral Wisata Sunset, Warga Dihantui Krisis Mata Air
Ketua Yayasan Ciptawening, Mukdiana, S.Sos.I., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari rasa syukur sekaligus wujud nyata dari misi yayasan.
Rangkaian acara diisi dengan khitanan massal, santunan untuk puluhan anak yatim-piatu dan dhuafa, serta program khatam Al-Qur’an bagi anak-anak jalanan yang berada di bawah binaan yayasan.
“Momentum Maulid dan Hari Santri ini kami jadikan sebagai pengingat untuk terus berbuat baik. Fokus kami adalah aksi sosial yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Mukdiana.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan fokus utama Yayasan Cipta Wening yang selama ini telah banyak menangani berbagai masalah sosial di Kuningan.
“Kami secara konsisten bergerak di bidang kemanusiaan, menangani rehabilitasi narkoba, pembinaan anak jalanan, hingga berbagai masalah sosial lainnya,” jelasnya.


Acara yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, ulama, serta Anggota DPRD Kuningan Sri Laelasari, dan ditutup dengan tabligh akbar. Mukdiana berharap kegiatan ini dapat menjadi ladang pahala dan menginspirasi lembaga lain untuk melakukan hal serupa. (Nars)














