KUNINGAN – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Rokhmat Ardiyan, menyatakan Kabupaten Kuningan memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi kreatif berbasis budaya.
Hal ini disampaikan Ardiyan usai menerima kunjungan resmi Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, di Minara Kajene Forest dalam agenda pertemuan bersama para pegiat seni dan budaya setempat, Jum’at (3/4/2027).
- Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan
- Berbeda dengan Komisi IV, Rana Suparman Blak-blakan Benarkan Ada Dua Versi Angka LHP BPK
- Viral Kecelakaan Kuningan Hari Ini: Mobil Terbalik di Karangkancana, Mantan Camat Jadi Korban
- Kenang Jasa Guru dan Orangtua, Demonstran HMI Kuningan Tak Kuat Tahan Air Mata, Sebut Anggaran Pendidikan Selalu Jadi Bancakan
- Ditanya Transparansi Pengawasan Temuan BPK di Disdikbud, Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD Kuningan Ujang Kosasih
Ardiyan menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Menteri Kebudayaan yang dinilai memberikan suntikan semangat bagi masyarakat Kuningan, mengingat daerah tersebut memiliki nilai sejarah yang sangat kuat bagi bangsa Indonesia.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, rombongan menyambangi situs bersejarah penting seperti Gedung Naskah Linggarjati dan Gedung Sjahrir.
Ardiyan menekankan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah dan kebudayaannya, sehingga upaya menata nilai-nilai luhur kearifan lokal menjadi sangat krusial demi menjaga harmonisasi antara hubungan kepada Tuhan maupun antarsesama manusia.
Ia berharap ke depannya Kabupaten Kuningan dapat terus melestarikan akar budaya tersebut sebagai jati diri bangsa yang tak terpisahkan.
Lebih lanjut, Rokhmat Ardiyan menyoroti keberadaan sekitar 200 seniman dan budayawan di Kuningan sebagai aset luar biasa yang harus dikolaborasikan dengan baik.
Jika ekosistem budaya ini dikelola secara profesional, ia optimistis hal tersebut akan bertransformasi menjadi sektor ekonomi kreatif yang mampu mendatangkan wisatawan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga meminta wejangan dari Menteri Kebudayaan mengenai langkah-langkah strategis agar kebudayaan dapat melahirkan manfaat ekonomi yang nyata bagi warga lokal.
Di sela-sela pembahasan mengenai budaya, Ardiyan juga mengajak para budayawan dan warga Kuningan untuk terus mendukung program-program Presiden Prabowo Subianto.
Ia mencontohkan kebijakan pemerintah yang tetap menjaga harga BBM agar tidak naik di tengah lonjakan harga energi di pasar internasional, seperti di Singapura, Hongkong, maupun Filipina yang harganya sudah jauh lebih tinggi.
Menurutnya, hal ini merupakan bentuk empati nyata Presiden terhadap kondisi ekonomi rakyat, sembari berharap konflik global segera berakhir agar subsidi energi negara tetap terjaga dengan baik demi kemajuan bangsa dan negara.
























