KUNINGAN – Dampak cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Kuningan pada Ahad sore (1/2/2026), mengakibatkan kerusakan fasilitas pendidikan di Kecamatan Cidahu.
Sebuah dahan pohon Angsana berukuran besar patah dan menimpa atap kanopi parkiran motor di SD Negeri 1 Cihideunghilir.
- 19 Tahun Mengabdi, Penyuluh KB Kuningan Fokus Berantas Stunting dan Cegah Pernikahan Dini
- Dukung Kebangkitan Ekonomi Petani, Rumah Tani Optimis Rumah Sayur PDAU Kuningan Mampu Serap Komoditas Lokal
- Wujudkan Ketahanan Pangan, Warga Mekarsari Sulap Dana Desa Jadi Irigasi Strategis Lewat Swakelola
- Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy Sebut Kritik Pers Ibarat ‘Jamu’: Kami Tidak Boleh Tipis Kuping
- Antisipasi Puncak Kemarau, Kuningan Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla dan Bakal Gelar Mitigasi
Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, membenarkan insiden tersebut. Pihaknya segera menerjunkan personel Regu 1 ke lokasi kejadian pada Senin (2/2/2026) pagi, setelah menerima laporan dari pihak sekolah.
“Berdasarkan laporan yang masuk, kejadian bermula pada Minggu sore sekitar pukul 16.00 WIB saat cuaca buruk melanda. Dahan pohon setinggi kurang lebih 10 meter itu patah dan menghantam struktur kanopi parkiran sekolah,” jelas Andri Arga Kusumah dalam keterangannya, Senin (2/2/2026).
Andri menjelaskan, proses evakuasi dahan pohon tersebut berlangsung mulai pukul 09.18 WIB hingga 10.05 WIB. Empat anggota Damkar yang bertugas harus bekerja ekstra hati-hati karena posisi dahan yang labil di atas atap.
”Petugas harus memangkas dahan secara bertahap sembari menjaga keseimbangan berdiri di atas struktur kanopi. Setelah beban di atas atap bersih, petugas kemudian memanjat pohon untuk memotong sisa dahan yang masih menggantung guna memastikan area sekolah benar-benar aman,” paparnya.
Andri menegaskan, respons cepat ini dilakukan untuk mencegah risiko fatal. Jika penanganan ditunda, sisa dahan yang menggantung dikhawatirkan jatuh sewaktu-waktu dan membahayakan keselamatan siswa maupun guru yang beraktivitas di sekolah. (Nars)



















