KHAZANAH – Malam Nisfu Sya’ban merupakan salah satu momentum istimewa yang dinanti umat Muslim. Sering disebut sebagai Lailatul Bara’ah atau malam pembebasan, malam ini diyakini penuh dengan pengampunan dan penetapan takdir.
Jika umumnya masyarakat akrab dengan pembacaan Surat Yasin sebanyak tiga kali, ternyata terdapat amalan doa khusus yang sangat dianjurkan namun jarang diketahui orang banyak.
- Setahun Memimpin di Tengah Fiskal Terseok, Duet Dian-Tuti Sukses Bikin Ekonomi Kuningan Melesat Tertinggi se-Pulau Jawa
- Tahun Baru Imlek 2026, The Icon dan Embun Sang’ga Langit Hadirkan Atraksi Barongsai dan Diskon Kamar dan Kuliner – Jangan Lewatkan!
- Musim Hujan, Warga Cikondang “Menabung Air” Lewat Revitalisasi Blok Cirangkong
- Pererat Silaturahmi Jelang Ramadan, Koramil 1501 Kuningan Gelar Munggahan Bersama Anggota DPRD
- Ironi Kemegahan Waduk Darma: Wisata Mendunia, Masih Ada Desa “Miskin Ekstrem”
Doa tersebut merupakan warisan dari Sulthonul Auliya (Raja para Wali), Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.Melansir dari NU Online Jatim, doa ini memiliki fadhilah luar biasa untuk memohon anugerah, pembebasan dari api neraka, serta kelapangan rezeki.
Doa Pilihan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani
Dalam kitab Ghunyatul Thalibin, Syekh Abdul Qadir Al-Jailani mengajarkan sebuah munajat yang menyentuh hati untuk dibaca saat malam pertengahan bulan Sya’ban. Inti dari doa tersebut adalah permohonan agar Allah SWT mencurahkan rahmat-Nya begitu malam Nisfu Sya’ban tiba.
Berikut adalah petikan arti dari doa tersebut yang dapat diamalkan:
اللَّهُمَّ إِذَا أَطَّلَعْتَ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ عَلَى خَلْقِكَ، فَعُدْ عَلَيْنَا بِمَنِّكَ وَعِتْقِكَ، وَاقْدُرْ لَنَا مِنْ فَضْلِكَ وَاسِعَ رِزْقِكَ، وَاجْعَلْنَا مِمَّنْ يَقُومُ لَكَ فِيهَا بِبَعْضِ حَقِّكَ. اللَّهُمَّ مَنْ قَضَيْتَ فِيهَا بِوَفَاتِهِ؛ فَاقْضِ مَعَ ذَلِكَ لَهُ رَحْمَتَكَ، وَمَنْ قَدَّرْتَ طُولَ حَيَاتِهِ؛ فَاجْعَلْ لَهُ مَعَ ذَلِكَ نِعْمَتَكَ، وَبَلِّغْنَا مَا لَا تُبَلِّغُ الْآمَالُ إِلَيْهِ، يَا خَيْرَ مَنْ وَقَفَتِ الْأَقْدَامُ بَيْنَ يَدَيْهِ، يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ خَلْقِهِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
Lebih lanjut, doa ini juga mencakup permohonan untuk keberkahan usia dan akhir hayat yang baik:
“Ya Allah, siapa pun yang Engkau tetapkan wafat pada malam ini, maka sertakanlah untuknya rahmat-Mu. Dan siapa pun yang Engkau takdirkan panjang umurnya, maka anugerahkanlah kepadanya nikmat-Mu.”
Keutamaan Mengamalkan
Ahmad Karomi, penulis di NU Online Jatim, menyebutkan bahwa doa-doa pilihan ini menjadi pelengkap amalan sunah di malam Nisfu Sya’ban. Selain memperbanyak istighfar dan sholawat, membaca doa dari para Wali Allah diharapkan dapat menjadi wasilah (perantara) terkabulnya hajat dan diangkatnya segala kesusahan.
Umat Islam diimbau untuk memanfaatkan malam yang penuh berkah ini dengan memperbanyak ibadah, mengingat Nisfu Sya’ban juga menjadi penanda semakin dekatnya bulan suci Ramadhan. (Nars)


