KHAZANAH – Malam Nisfu Sya’ban merupakan salah satu momentum istimewa yang dinanti umat Muslim. Sering disebut sebagai Lailatul Bara’ah atau malam pembebasan, malam ini diyakini penuh dengan pengampunan dan penetapan takdir.
Jika umumnya masyarakat akrab dengan pembacaan Surat Yasin sebanyak tiga kali, ternyata terdapat amalan doa khusus yang sangat dianjurkan namun jarang diketahui orang banyak.
- Menyambut Tahun Baru Islam, Umat Islam Diimbau Perkuat Refleksi Lewat Doa Akhir dan Awal Tahun
- Masih Banyak Kendala Sistem Zonasi PMB di Jabar, Legislator Gerindra Minta Pendidikan Tidak Dijadikan Ajang Coba-Coba
- Anggota DPRD Jabar Tina Wiryawati: Program Sekolah Maung Bisa Sukses dengan Validitas Data Siswa
- Sentuhan Gotong Royong SPPG Bakom Sulap SDN 1 Sagarahiang Jadi Lebih Berwarna
- Ditanya Soal “Lobi” BPK demi Status WTP, Bupati Kuningan Kasih Jawaban Menohok
Doa tersebut merupakan warisan dari Sulthonul Auliya (Raja para Wali), Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.Melansir dari NU Online Jatim, doa ini memiliki fadhilah luar biasa untuk memohon anugerah, pembebasan dari api neraka, serta kelapangan rezeki.
Doa Pilihan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani
Dalam kitab Ghunyatul Thalibin, Syekh Abdul Qadir Al-Jailani mengajarkan sebuah munajat yang menyentuh hati untuk dibaca saat malam pertengahan bulan Sya’ban. Inti dari doa tersebut adalah permohonan agar Allah SWT mencurahkan rahmat-Nya begitu malam Nisfu Sya’ban tiba.
Berikut adalah petikan arti dari doa tersebut yang dapat diamalkan:
اللَّهُمَّ إِذَا أَطَّلَعْتَ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ عَلَى خَلْقِكَ، فَعُدْ عَلَيْنَا بِمَنِّكَ وَعِتْقِكَ، وَاقْدُرْ لَنَا مِنْ فَضْلِكَ وَاسِعَ رِزْقِكَ، وَاجْعَلْنَا مِمَّنْ يَقُومُ لَكَ فِيهَا بِبَعْضِ حَقِّكَ. اللَّهُمَّ مَنْ قَضَيْتَ فِيهَا بِوَفَاتِهِ؛ فَاقْضِ مَعَ ذَلِكَ لَهُ رَحْمَتَكَ، وَمَنْ قَدَّرْتَ طُولَ حَيَاتِهِ؛ فَاجْعَلْ لَهُ مَعَ ذَلِكَ نِعْمَتَكَ، وَبَلِّغْنَا مَا لَا تُبَلِّغُ الْآمَالُ إِلَيْهِ، يَا خَيْرَ مَنْ وَقَفَتِ الْأَقْدَامُ بَيْنَ يَدَيْهِ، يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ خَلْقِهِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
Lebih lanjut, doa ini juga mencakup permohonan untuk keberkahan usia dan akhir hayat yang baik:
“Ya Allah, siapa pun yang Engkau tetapkan wafat pada malam ini, maka sertakanlah untuknya rahmat-Mu. Dan siapa pun yang Engkau takdirkan panjang umurnya, maka anugerahkanlah kepadanya nikmat-Mu.”
Keutamaan Mengamalkan
Ahmad Karomi, penulis di NU Online Jatim, menyebutkan bahwa doa-doa pilihan ini menjadi pelengkap amalan sunah di malam Nisfu Sya’ban. Selain memperbanyak istighfar dan sholawat, membaca doa dari para Wali Allah diharapkan dapat menjadi wasilah (perantara) terkabulnya hajat dan diangkatnya segala kesusahan.
Umat Islam diimbau untuk memanfaatkan malam yang penuh berkah ini dengan memperbanyak ibadah, mengingat Nisfu Sya’ban juga menjadi penanda semakin dekatnya bulan suci Ramadhan. (Nars)



















