KUNINGAN – Salah satu kandidat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, Asep Taufik Rohman, membeberkan visi birokrasinya usai menjalani uji kompetensi di Kantor BKPSDM Kuningan, Jum’at (24/10/2025).
Mendapat nomor urut kedua dalam ujian tersebut, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) ini mengusung makalah bertajuk “Birokrasi Juara” sebagai konsep andalannya jika kelak terpilih.
- Rakyat Gigit Jari, Di Tengah Gaung Efisiensi Anggaran, DPRD Kuningan Gelar Bimtek Miliaran Rupiah
- Seleksi Calon Kadis Hanya Diikuti 67 Pejabat Eselon III, Pengamat Soroti Sistem Data Manajemen Talenta BKPSDM Kuningan
- Diwarnai Kartu Merah, Persib Bandung Susah Payah Tahan Imbang Dewa United 2-2
- Bidik Pasar Global, Kuningan Siapkan Diri Jadi Pemain Kopi Kualitas Dunia
- Demo Warga Kalimanggis Kulon Berbuah Hasil, Kades Wahidi Dipastikan Tak Ngantor Lagi Mulai Besok
Menurut Asep, JUARA merupakan sebuah akronim yang menjadi lima pilar utama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang ideal. “JUARA itu akronim. J-nya adalah Jelas Rencananya, U untuk Ukuran Belanja, A berarti Akurat Penilaiannya, R untuk Responsif Pelayanannya, dan A terakhir adalah Akuntabel Pelaporannya,” jelas Asep kepada wartawan.
Diuji oleh lima panelis Ia merinci, pilar-pilar tersebut mencakup kejelasan dalam perencanaan APBD, pengelolaan belanja yang terukur sesuai pendapatan, penilaian sumber daya manusia yang akurat berbasis merit system, pelayanan publik yang prima, hingga pertanggungjawaban yang transparan.
Kelima pilar ini, lanjutnya, bertujuan untuk membawa “Kuningan Melesat”, yang juga merupakan akronim dari Maju, Empowering, Lestari, Agamis, dan Tangguh.
Saat ditanya wartawan mengenai apa yang akan dilakukannya jika terpilih, Asep dengan mantap menjawab akan menerapkan konsep lima pilar tersebut. “Saya akan menerapkan lima pilar Birokrasi Juara,” tegasnya.
Meski menunjukkan kesiapannya, Asep tetap menyerahkan hasil akhir dari seleksi tersebut kepada Tuhan. “Ya, Tuhan yang menentukan,” ujarnya merendah.Ia menyebutkan, proses wawancara yang dijalaninya berlangsung selama kurang lebih 30 menit di hadapan lima orang panelis penguji.(Nars)

























