KUNINGAN – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Kuningan, Elon Carlan, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pendidik. Di hari pertama masuk sekolah pasca-libur Lebaran yang jatuh pada hari ini, Senin (30/3/2026), tidak boleh ada satupun guru, kepala sekolah, maupun staf tata usaha (TU) yang mangkir dari tugas.
Guna memastikan instruksi ini berjalan, Elon menginstruksikan para pengawas di semua jenjang pendidikan untuk turun gunung melakukan pemantauan langsung ke lapangan.
- Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan
- Berbeda dengan Komisi IV, Rana Suparman Blak-blakan Benarkan Ada Dua Versi Angka LHP BPK
- Viral Kecelakaan Kuningan Hari Ini: Mobil Terbalik di Karangkancana, Mantan Camat Jadi Korban
- Kenang Jasa Guru dan Orangtua, Demonstran HMI Kuningan Tak Kuat Tahan Air Mata, Sebut Anggaran Pendidikan Selalu Jadi Bancakan
- Ditanya Transparansi Pengawasan Temuan BPK di Disdikbud, Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD Kuningan Ujang Kosasih
Langkah ini diambil untuk menjamin kedisiplinan tetap terjaga setelah masa libur panjang berakhir.
“Dimohon kepada para kepala sekolah, dewan guru, staf TU, di hari pertama masuk sekolah ini dipastikan tidak ada yang mangkir, tidak ada yang bolos. Untuk itu, kepada para pengawas semua jenjang agar melakukan monitoring.di mana dipastikan tidak ada lagi yang tidak disiplin,” tegas Elon Carlan.
Selain menyoroti kedisiplinan tenaga pendidik, Elon juga menitipkan pesan khusus kepada para orang tua atau wali murid, mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP di lingkup Disdikbud Kuningan.
Ia mengimbau agar para orang tua memastikan anak-anak mereka kembali bersemangat menjalani rutinitas belajar.
Pihak sekolah pun dituntut untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana. Lingkungan sekolah harus dipersiapkan senyaman mungkin agar mampu menghadirkan kebahagiaan dan keceriaan bagi peserta didik di hari pertama mereka kembali ke kelas.
“Pastikan anak-anak tercintanya siap untuk melakukan kebiasaan sehari-hari lagi. Belajar dengan semangat, belajar dengan penuh sukacita,” imbuhnya.
Lebih jauh, Elon berharap momentum kembali ke sekolah ini tidak sekadar rutinitas, melainkan menjadi lembaran baru bagi pembentukan karakter siswa setelah sebulan penuh digembleng di bulan suci Ramadan.
“Mudah-mudahan hari pertama sekolah ini menjadi semangat baru setelah melewati Hari Raya Idulfitri dan ibadah puasa. Bagi anak-anak sekalian, momen ini diharapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai dari proses ibadah saumnya di sekolah,” ungkapnya. (Nars)
























