KUNINGAN – Rencana puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) DPC Kuningan untuk mendatangi Kantor PDAM Tirta Kamuning pada hari ini, Rabu (26/11/2025), urung terlaksana. Agenda audiensi tersebut dipastikan diundur pelaksanaannya hingga pekan depan.
Ketua DPC PERMAHI Kuningan, Firgy Ferdansyah, mengonfirmasi penundaan tersebut. Meski jadwal bergeser, ia menegaskan bahwa substansi tuntutan dan semangat pergerakan mahasiswa tidak surut sedikitpun.
- Persib Ditempel Ketat Borneo FC, Ini Hitungan Peluang Juara dan Jadwal Sisa Laga
- Kunci Ketinggalan, 50 Menit Damkar Kuningan Berjibaku Buka Pintu Mobil Warga
- Bukan Sekadar Tempat Healing, Desa EKI Situ Cipanten Bakal Bikin Warga Makin Cuan!
- Cegah Longsor dan Banjir, Istri Prajurit ‘Serbu’ Kebun Raya Kuningan untuk Investasi Ekologis
- Tiket Asian Para Games 2026 Aman, Lifter Hilman Buka Jalan ke Nagoya Jepang
Pihaknya tetap akan menuntut pertanggungjawaban manajemen terkait buruknya pelayanan air bersih di Kabupaten Kuningan.”Betul, untuk agenda audiensi hari ini kita undur ke pekan depan. Ada beberapa hal teknis dan konsolidasi yang perlu kami matangkan, tapi intinya surat tuntutan kami tetap sama dan tidak berubah,” ujar Firgy saat dikonfirmasi, Rabu (26/11/2025).
Firgy mengingatkan bahwa penundaan ini bukan berarti masalah selesai. Pihaknya akan tetap menyoroti fungsi sosial PDAM Tirta Kamuning.
Berdasarkan temuan di lapangan, masalah air yang sering mati—bahkan hingga berhari-hari—serta kualitas air yang keruh dan tidak layak konsumsi masih menjadi keluhan utama warga.
Selain itu, PERMAHI juga tetap membawa isu dugaan ketidakberesan dalam tata kelola perusahaan, termasuk indikasi tindak pidana korupsi dalam proyek penanaman pipa dan kebijakan kenaikan tarif yang dinilai memberatkan rakyat di tengah pelayanan yang buruk.
“Poin tuntutan kami untuk pekan depan masih tegas. Kami minta jaminan distribusi air yang merata, pengusutan tuntas dugaan korupsi, serta mendesak Direktur Utama beserta jajaran untuk mundur jika tidak mampu membenahi masalah menahun ini,” ujarnya. (Nars)
























