KUNINGAN – Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Barat, Ivan Fadilla, menginstruksikan seluruh kader PAN di Kabupaten Kuningan untuk fokus menjadi garda terdepan dalam mengawal dan mengadvokasi berbagai program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Arahan tersebut disampaikan dalam agenda silaturahmi dan konsolidasi jajaran DPW, DPD, dan DPC PAN se-Kabupaten Kuningan di kantor DPD PAN Kuningan, Ahad (19/10/2025).
- Pansus Targetkan Naskah Akademik RUU Pemilu Rampung Akhir Desember, Opsi Keserentakan Masih Dikaji
- Dorong Pemilu 2029 Berkualitas, Anggota DPR Agun Gunandjar Ajak Masyarakat Jadi Pengawas Aktif
- Terpilih Lagi Jadi Ketua Perempuan Bangsa Kuningan, Neneng Hermawati Pasang Target 5 Kursi Perempuan di DPRD
- PWI Kuningan Segera Gelar Hajat Demokrasi, Penjaringan Bakal Calon Ketua Dimulai
- Kuningan Jadi Tuan Rumah Tanam Serentak Nasional, BPPSDMP Kementan Genjot Perluasan Areal Tanam Hadapi Anomali Iklim
Menurut Ivan, kader partai harus mampu menjadi mediator yang memudahkan masyarakat dalam mengakses hak-hak mereka dari program yang telah digulirkan pemerintah, seperti Bantuan Pangan, Bantuan Langsung Tunai (BLT), hingga program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
“Program pemerintah saat ini banyak sekali, mulai dari MBG (Makan Bergizi Gratis), Koperasi Merah Putih, ada macam-macamlah program pangan dan sebagainya,” ujar Ivan kepada wartawan.
“Nah itu diharapkan bahwa kader-kader kita bisa membawa program-program itu untuk masyarakat, bisa menjadi mediator untuk masyarakat supaya bisa mendapatkan dengan mudah program-program itu, (seperti) BPJS, ada Rutilahu dan sebagainya,” sambungnya.

Kunjungan ke Kuningan ini merupakan bagian dari safari konsolidasi DPW PAN Jabar yang telah memasuki titik ke-26 di seluruh Jawa Barat. Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh kader solid dalam menyongsong agenda-agenda politik ke depan, termasuk Musyawarah Daerah (Musda).
Terkait Musda DPD PAN Kuningan, Ivan menjelaskan bahwa hingga saat ini baru ada satu calon formatur yang mendaftar. Meski demikian, pihaknya masih membuka peluang bagi kader lain yang ingin maju.
”Kebetulan di Kabupaten Kuningan yang terdaftar saat ini satu orang calon formatur, tapi kami sampaikan, kami masih membuka pendaftaran untuk calon formatur,” jelasnya.
Namun, jika calon tunggal tersebut dianggap mumpuni dan disepakati secara aklamasi oleh seluruh DPC, maka proses dapat dilanjutkan. Ia menargetkan proses Musda dan pembentukan kepengurusan baru DPD PAN Kuningan dapat rampung sebelum akhir Desember 2025, mengingat masa jabatan pengurus saat ini akan berakhir. (Nars)
