KUNINGAN – Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Barat, Ivan Fadilla, menginstruksikan seluruh kader PAN di Kabupaten Kuningan untuk fokus menjadi garda terdepan dalam mengawal dan mengadvokasi berbagai program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Arahan tersebut disampaikan dalam agenda silaturahmi dan konsolidasi jajaran DPW, DPD, dan DPC PAN se-Kabupaten Kuningan di kantor DPD PAN Kuningan, Ahad (19/10/2025).
- Luruskan Keluhan Kerugian Petani, DKPP Kuningan: Dampak Kemarau Harus Dilihat secara Komprehensif
- Hapus Stigma Sosial, Lapas Kuningan Sulap Warga Binaan dan Mantan Napi Jadi Insan Siap Kerja Lewat ‘Wangun Mandiri Farm’
- Krisis Air Bersih Masih Melanda, Karangkancana Kembali Diguyur Bantuan 5.000 Liter dari BPBD Kuningan
- HMI FE Uniku Jadikan Maulid Nabi 1448 H Momentum Penguatan Karakter Mahasiswa
- Mengintip Rincian Biaya Produksi Petani Kuningan Saat Kemarau: Ongkos Air dan Perawatan Melonjak Tajam
Menurut Ivan, kader partai harus mampu menjadi mediator yang memudahkan masyarakat dalam mengakses hak-hak mereka dari program yang telah digulirkan pemerintah, seperti Bantuan Pangan, Bantuan Langsung Tunai (BLT), hingga program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
“Program pemerintah saat ini banyak sekali, mulai dari MBG (Makan Bergizi Gratis), Koperasi Merah Putih, ada macam-macamlah program pangan dan sebagainya,” ujar Ivan kepada wartawan.
“Nah itu diharapkan bahwa kader-kader kita bisa membawa program-program itu untuk masyarakat, bisa menjadi mediator untuk masyarakat supaya bisa mendapatkan dengan mudah program-program itu, (seperti) BPJS, ada Rutilahu dan sebagainya,” sambungnya.


Kunjungan ke Kuningan ini merupakan bagian dari safari konsolidasi DPW PAN Jabar yang telah memasuki titik ke-26 di seluruh Jawa Barat. Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh kader solid dalam menyongsong agenda-agenda politik ke depan, termasuk Musyawarah Daerah (Musda).
Terkait Musda DPD PAN Kuningan, Ivan menjelaskan bahwa hingga saat ini baru ada satu calon formatur yang mendaftar. Meski demikian, pihaknya masih membuka peluang bagi kader lain yang ingin maju.
”Kebetulan di Kabupaten Kuningan yang terdaftar saat ini satu orang calon formatur, tapi kami sampaikan, kami masih membuka pendaftaran untuk calon formatur,” jelasnya.
Namun, jika calon tunggal tersebut dianggap mumpuni dan disepakati secara aklamasi oleh seluruh DPC, maka proses dapat dilanjutkan. Ia menargetkan proses Musda dan pembentukan kepengurusan baru DPD PAN Kuningan dapat rampung sebelum akhir Desember 2025, mengingat masa jabatan pengurus saat ini akan berakhir. (Nars)



