BEKASI – Panggung kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 di Kota Bekasi membuat sejarah bagi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Kuningan.
Setelah perjuangan yang dramatis dan penantian selama seperempat abad, tim tenis meja Kuningan sukses menyegel satu tempat di ajang empat tahunan yang akan digelar di Kota Bogor.
- Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan
- Berbeda dengan Komisi IV, Rana Suparman Blak-blakan Benarkan Ada Dua Versi Angka LHP BPK
- Viral Kecelakaan Kuningan Hari Ini: Mobil Terbalik di Karangkancana, Mantan Camat Jadi Korban
- Kenang Jasa Guru dan Orangtua, Demonstran HMI Kuningan Tak Kuat Tahan Air Mata, Sebut Anggaran Pendidikan Selalu Jadi Bancakan
- Ditanya Transparansi Pengawasan Temuan BPK di Disdikbud, Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD Kuningan Ujang Kosasih
Perjalanan Kuningan menuju Porprov 2026 tidak mudah. Tergabung di Grup D Babak Kualifikasi (BK) bersama Kota Cimahi dan Kabupaten Indramayu, Kuningan berhasil mengamankan posisi runner-up grup, menunjukkan daya saing yang tinggi.Klimaks dramatis terjadi di babak penentuan.
Kuningan harus berjibaku dalam laga hidup mati melawan Kabupaten Ciamis. Dalam duel yang berlangsung sengit dan penuh tekanan, tim Kuningan menunjukkan mental juara. Mereka akhirnya berhasil menutup pertandingan dengan skor tipis 3-2, sebuah kemenangan yang sekaligus memastikan mereka lolos ke putaran final Porprov 2026.
Ketua PTMSI Kabupaten Kuningan, Yaya, tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bangganya atas pencapaian bersejarah ini.“Alhamdulillah, ini adalah penantian panjang selama kurang lebih 25 tahun! Akhirnya terbayar tuntas. Kabupaten Kuningan kembali lolos ke ajang Porprov!” ujarnya.
Yaya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen tim, mulai dari jajaran pelatih dan ofisial yang telah bekerja keras selama hampir setahun penuh untuk mengasah kemampuan para atlet—yang semuanya merupakan putra-putri asli Kabupaten Kuningan.
“Terima kasih khusus juga disampaikan kepada KONI Kuningan dan Max+ sebagai sponsor tunggal yang memberikan dukungan krusial, serta kepada Bupati Kuningan, Dian Rahmat Yanuar, atas perhatiannya pada perkembangan olahraga daerah, ” ujarnya.
Menatap persaingan Porprov 2026 di Kota Bogor, PTMSI Kuningan menegaskan bahwa keberhasilan lolos hanyalah langkah awal. Persiapan matang akan segera dimulai.“Target berikutnya, Insyaa Allah kita akan kembali memusatkan latihan. Kami berencana menggelar Latihan Gabungan (Latgab), tidak hanya dengan KONI, tetapi juga dengan sejumlah klub tenis meja di luar Jawa Barat. Ini penting agar kemampuan para atlet semakin terasah, solid, dan siap bersaing,” katanya. (Nars)

























