KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama dua orang Dewan Pengawas LPPL terpilih, tengah menyiapkan mekanisme untuk seleksi direktur definitif Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Kabupaten Kuningan.
Langkah ini diambil menyusul telah dilantiknya Dewan Pengawas LPPL oleh Bupati Kuningan sekitar tiga bulan yang lalu.
- 21 Daerah Jabar Raih WTP, Pengumuman LHP BPK Kuningan Ditunda, Kenapa?
- Resmi Naik! Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 Meroket per 10 Juni 2026
- Polemik Dana Pokir PKS Kuningan: Mantan Dewan Soroti Etika Komunikasi, Fraksi Janjikan Evaluasi
- Dramatis, Petugas Gabungan di Kuningan Berhasil Bujuk Seorang Ibu yang Ingin Akhiri Hidup
- Satlantas Kuningan Tunda Jadwal Patuh Lodaya 2026, Polisi: Tertib Berlalu Lintas Jangan Tunggu Ada Operasi
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuningan, Ucu Suryana, saat dikonfirmasi Kamis (16/10/2025) menyatakan bahwa proses dan aturan untuk seleksi tersebut saat ini sedang dalam tahap perancangan.
Selama ini, posisi pimpinan di lembaga penyiaran milik pemerintah daerah tersebut masih diisi oleh seorang Pelaksana Tugas (PLT).
”Ini sedang dirancang, aturannya lagi dibuat. Selama ini kita bersama dewan pengawas LPPL terus berdiskusi,” ujar Ucu Suryana.
Ucu menjelaskan, sebelum seleksi dibuka secara resmi untuk publik, pihaknya akan menempuh beberapa tahapan internal terlebih dahulu. Langkah pertama adalah menggelar rapat bersama Dewan Pengawas LPPL yang baru untuk menyepakati mekanisme dan aturan main seleksi yang sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Setelah mekanisme dan aturan tersebut final, pihaknya akan berkomunikasi dan melaporkannya kepada pimpinan daerah, dalam hal ini Bupati Kuningan, untuk mendapatkan persetujuan dan arahan lebih lanjut.
“Nanti akan rapat dengan Dewan Pengawas LPPL lagi, disepakati mekanismenya sesuai aturan. Setelah itu, komunikasi dengan pimpinan, baru langsung digelar (seleksinya),” jelas Ucu.
Ketika ditanya mengenai target waktu pelaksanaan seleksi, Ucu Suryana menegaskan bahwa pihaknya berharap proses ini dapat berjalan secepatnya. Namun, kepastian jadwalnya masih menunggu selesainya semua tahapan persiapan dan hasil komunikasi dengan bupati. (Nars)














