KUNINGAN – Heni Susilawati resmi mengakhiri jabatannya sebagai Direktur Perumda Aneka Usaha Kuningan. Dalam pernyataan yang diunggah di akun WhatsApp pribadinya, Senin (3/11/2025), ia mengungkapkan selama masa kepemimpinannya, ia tidak pernah membuat komitmen politik terkait jabatannya dan tidak meninggalkan utang apa pun yang mengatasnamakan perusahaan.
- Tak Hanya Peduli Gunung, KTH Paguyuban Silihwangi Majakuning Bersihkan Eceng Gondok Waduk Darma
- Tunjangan DPRD Kuningan Dipangkas demi Efisiensi Anggaran, Sekwan: Tidak Ada Ruang Gelap
- Segini Besaran Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD Kuningan Berdasarkan Kajian KJPP
- Buka Bukaan Tunjangan DPRD Kuningan, Sekwan Dorong Transparansi di Tengah Tuntutan Efisiensi Fiskal Daerah
- Ujang Kosasih “Bintang Lima” Pimpin PKB Kuningan Lagi, Sekjen Baru Aras Rasdi Usia 35 Tahun
Ungkapan dalam status WhatsApp tersebut diketahui disampaikan dalam pidato perpisahannya yang menandai akhir masa tugasnya per 31 Oktober 2025, di depan para pegawai Perumda Aneka Usaha Kabupaten Kuningan.
Heni Susilawati menyampaikan dua poin krusial untuk memastikan transisi kepemimpinan berjalan bersih. Pertama, ia mengklarifikasi posisi politik dan profesionalismenya.
“Saya sampaikan, dari 29 Juli 2022 sampai dengan 31 Oktober 2025, saya sampaikan tidak ada janji atau komitmen apapun dengan pihak manapun yang berkaitan dengan jabatan saya,” ujar Heni.
Ia menekankan hal ini agar tidak ada pihak yang mengaitkannya dengan janji-janji tertentu di kemudian hari.Kedua, dari aspek keuangan, Heni menjamin tidak ada tanggungan finansial yang ditinggalkan.
“Dari sisi keuangan, saya pastikan tidak ada hutang-hutang di sekeliling kantor, atau hutang-hutang yang berkaitan dengan jabatan saya yang mengatasnamakan perusahaan. Tidak ada,” tegasnya.
Ia menyebutkan bahwa pencatatan keuangan (uang keluar-masuk) tercatat dengan rapi. “Jangan sampai ketika saya di rumah, ada tagihan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu pula, Heni secara resmi melakukan serah terima sejumlah aset perusahaan yang ia gunakan selama menjabat. “Hari ini saya akan menyerahterimakan aset yang saya gunakan. Pertama, satu unit laptop. (Juga) satu unit ruangan kerja beserta mebeler dan perlengkapan lainnya,” rincinya.
Aset lain seperti printer dan rak sepatu juga turut diserahkan.Masih dalam unggahan status WhatsApp pribadinya, Heni Susilawati mengonfirmasi bahwa isu pengunduran dirinya memang telah lama beredar dan menjadi pertanyaan banyak jurnalis.
Namun, ia memilih untuk belum membeberkan alasan di balik keputusannya tersebut.Heni menyebut saat ini ia sedang dalam fase ingin menikmati waktu luang. “Sekarang sih lagi fase menikmati waktu bareng keluarga, bareng sahabat,” katanya.
Ia mengapresiasi perhatian media namun meminta publik bersabar. “Soal yang berkaitan dengan jabatan saya kemarin, nanti pasti ada waktunya untuk berbicara ke teman-teman media. Saya akan berbicara pada waktunya nanti,” tandas mantan Ketua KPU Kabupaten Kuningan ini. (Nars)














