

Banyak warga mengeluhkan bantuan sosial dari pemerintah sering tidak tepat sasaran.
KUNINGAN – Anggota DPRD Kuningan, Sri Laelasari, menggelar reses di Desa Kertaungaran guna menyerap aspirasi masyarakat, pada Sabtu (22/3/2025). Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan keluhan terkait kisruhnya penyaluran bantuan sosial (bansos) yang dinilai tidak tepat sasaran.
- Jaga Kebugaran Wakil Rakyat, DPRD Kuningan Gelar Medical Check Up, Puluhan Anggota Dewan Ditest Urine
- Meski Dipangkas Ratusan Miliar, DPRD Kuningan Sepakati Perubahan APBD 2026 dan Beri Catatan Ini
- Pangkas Rp175 Miliar, Pemkab Kuningan Tetapkan APBD Perubahan 2026
- Komisi IV DPRD Kuningan Respons Lonjakan Pasien Gejala Flu, Pastikan Tidak Ada Penolakan BPJS dan Ketersediaan Obat Aman
- Teka-teki Ketua DPC Gerindra Kuningan, Meski Ada Klaim Pengorbanan Kader, Keputusan Murni di Tangan Prabowo
“Sejumlah warga mengungkapkan bahwa masih banyak penerima bansos yang sebenarnya tidak berhak mendapat bantuan karena kondisi ekonominya sudah cukup baik. Sebaliknya, warga yang benar-benar membutuhkan justru kerap terabaikan dalam pendataan, ” ungkap Sri Laelasari saat dikonfirmasi di sela kegiatan.
Pemerintah Desa Kertaungaran sendiri, imbuhnya, mengakui bahwa permasalahan ini berawal dari penggunaan data lama oleh pemerintah kabupaten. Padahal, pihak desa mengklaim telah melakukan pembaruan data secara berkala sesuai kondisi masyarakat terkini.
” Di sini perlunya sinkronisasi data antara pemerintah daerah dan pemerintah desa agar penyaluran bansos dapat lebih akurat dan tepat sasaran. Persoalan ini pun akan kami bawa ke dalam rapat di DPRD Kuningan untuk mendapatkan solusi yang lebih komprehensif,” jelas legislator Dapil 1 Kuningan ini.
Selain isu bansos, masyarakat Kertaungaran juga menyoroti layanan kesehatan, baik bagi peserta BPJS maupun mereka yang belum terdaftar. Warga berharap adanya peningkatan akses pelayanan kesehatan agar lebih mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Melalui reses ini, Sri Laelasari berkomitmen untuk memperjuangkan berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat, khususnya dalam upaya perbaikan sistem bansos dan peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Kuningan. (Nars)



