Banyak warga mengeluhkan bantuan sosial dari pemerintah sering tidak tepat sasaran.
KUNINGAN – Anggota DPRD Kuningan, Sri Laelasari, menggelar reses di Desa Kertaungaran guna menyerap aspirasi masyarakat, pada Sabtu (22/3/2025). Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan keluhan terkait kisruhnya penyaluran bantuan sosial (bansos) yang dinilai tidak tepat sasaran.
- Musim Hujan, Warga Cikondang “Menabung Air” Lewat Revitalisasi Blok Cirangkong
- Pererat Silaturahmi Jelang Ramadan, Koramil 1501 Kuningan Gelar Munggahan Bersama Anggota DPRD
- Ironi Kemegahan Waduk Darma: Wisata Mendunia, Masih Ada Desa “Miskin Ekstrem”
- Sambut Ramadan 2026, Bupati Dian Rachmat Yanuar: Hiburan Malam Tutup Total, Petasan Dilarang Keras
- Ramadan 1447 H, Ini Penyesuaian Jadwal Jam Kerja ASN Kuningan
“Sejumlah warga mengungkapkan bahwa masih banyak penerima bansos yang sebenarnya tidak berhak mendapat bantuan karena kondisi ekonominya sudah cukup baik. Sebaliknya, warga yang benar-benar membutuhkan justru kerap terabaikan dalam pendataan, ” ungkap Sri Laelasari saat dikonfirmasi di sela kegiatan.
Pemerintah Desa Kertaungaran sendiri, imbuhnya, mengakui bahwa permasalahan ini berawal dari penggunaan data lama oleh pemerintah kabupaten. Padahal, pihak desa mengklaim telah melakukan pembaruan data secara berkala sesuai kondisi masyarakat terkini.
” Di sini perlunya sinkronisasi data antara pemerintah daerah dan pemerintah desa agar penyaluran bansos dapat lebih akurat dan tepat sasaran. Persoalan ini pun akan kami bawa ke dalam rapat di DPRD Kuningan untuk mendapatkan solusi yang lebih komprehensif,” jelas legislator Dapil 1 Kuningan ini.
Selain isu bansos, masyarakat Kertaungaran juga menyoroti layanan kesehatan, baik bagi peserta BPJS maupun mereka yang belum terdaftar. Warga berharap adanya peningkatan akses pelayanan kesehatan agar lebih mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Melalui reses ini, Sri Laelasari berkomitmen untuk memperjuangkan berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat, khususnya dalam upaya perbaikan sistem bansos dan peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Kuningan. (Nars)


