KUNINGAN — Rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah (UM) Kuningan resmi memulai masa pengabdian mereka di Desa Selajambe, Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan. Prosesi serah terima mahasiswa kepada pihak pemerintah desa berlangsung hangat di Balai Desa setempat pada Rabu (29/7/2026).
Kedatangan para agen perubahan dari kampus ini disambut langsung oleh Kepala Desa Selajambe, Suhedi. Turut hadir jajaran perangkat desa, tokoh agama dan masyarakat, pengurus Karang Taruna, hingga ibu-ibu kader PKK. Menariknya, momen penyambutan ini juga dihadiri oleh kelompok mahasiswa KKN dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang mengabdi di wilayah yang sama.
- Resmi Mengabdi di Selajambe, Mahasiswa KKN UM Kuningan Siap Berkolaborasi dan Gali Kearifan Lokal
- Soal Pemanggilan Anggota Dewan oleh Kejari, Ketua DPRD Kuningan: Kita Hormati Proses Hukum
- Hadapi Ancaman Karhutla Musim Kemarau, Pemadam Kebakaran Kuningan Hanya Miliki 2 Unit Mobil Pancar Layak Pakai
- Dramatis! Kalahkan DPMM FC 1-0, Persib Bandung Resmi Kantongi Tiket Semifinal Piala Presiden 2026
- Babak Pertama Piala Presiden 2026: Gol Teranulir dan Jual Beli Serangan Warnai Duel Persib vs DPMM FC
Didampingi langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Nika Cahyati, M.Pd., para mahasiswa UM Kuningan menyatakan kesiapannya untuk berbaur dengan warga.Ketua Kelompok KKN Desa Selajambe, Dhiya Abdillah Ghiffara, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan masyarakat desa dalam menerima kehadiran timnya.
Menurut Dhiya, momentum KKN bukan sekadar ajang mentransfer teori dari bangku kuliah, melainkan ruang belajar yang sesungguhnya di tengah masyarakat.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Kades dan seluruh warga yang menerima kami dengan tangan terbuka. Tujuan utama kami di sini adalah belajar bersosialisasi secara langsung dan mengenal lebih dekat kearifan lokal yang dimiliki Desa Selajambe,” ujar Dhiya dalam sambutannya.
Sejalan dengan semangat mahasiswanya, DPL Nika Cahyati menegaskan komitmen tim KKN untuk bersinergi membawa dampak positif. Ia juga secara resmi menitipkan anak didiknya kepada pemdes dan warga agar terus dibimbing selama masa pengabdian.
“Mahasiswa kami siap turun tangan mendukung berbagai program di Desa Selajambe. Kami sangat memohon arahan, bimbingan, serta petunjuk dari Pak Kades dan tokoh masyarakat agar tugas pengabdian anak-anak kami ini bisa maksimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” tutur Nika.
Merespons antusiasme tersebut, Kepala Desa Selajambe, Suhedi, memastikan bahwa jajaran pemerintah dan lembaga desa siap mendukung penuh kegiatan KKN. Ia menegaskan pihaknya akan terus mendampingi dan memfasilitasi mahasiswa dalam mengeksekusi program-program kerja mereka ke depan.
Rangkaian acara serah terima yang kental dengan suasana kekeluargaan ini akhirnya diparipurnakan dengan doa bersama dan sesi ramah tamah antara mahasiswa, dosen, serta para tokoh masyarakat Desa Selajambe. (Nars)















