

KUNINGAN – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kuningan terpaksa melakukan pemadaman listrik darurat (insidentil) di sejumlah wilayah Kabupaten Kuningan pada Sabtu (24/1/2026). Langkah ini diambil menyusul adanya kerusakan teknis pada jaringan distribusi akibat cuaca ekstrem.
Perwakilan PLN ULP Kuningan mengonfirmasi bahwa pemadaman sementara ini disebabkan oleh temuan besi penyangga konduktor yang patah di daerah Cijoho. Kerusakan tersebut terjadi akibat hantaman angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
- Isu Geothermal Gunung Ciremai Mencuat Lagi, Ketua Fraksi PDIP Kuningan Sentil Pemda Tak Punya Sikap Jelas
- Ratusan Hektare Hutan Subang Ditanami Kopi Ilegal, Rana Suparman Desak Penyelamatan Gunung Kendeng
- Klarifikasi Sanksi RS Permata, DLH Kuningan: Uang Masuk Negara
- Perjuangan Tanpa Henti Tim Gabungan Padamkan Karhutla Kuningan, Melawan Angin dan Bara di Lereng Ciremai
- Bantah Tak Hormati DPRD, Wabup Kuningan Sebut Kepala SKPD Absen Paripurna karena Kawal “Bupati Saba Lembur”
“Sehubungan dengan temuan besi penyangga konduktor patah di daerah Cijoho akibat angin kencang, kami memohon maaf karena aliran listrik di beberapa daerah harus dipadamkan untuk proses tindak lanjut perbaikan,” ujar perwakilan PLN ULP Kuningan dalam keterangan tertulisnya.
Estimasi waktu pengerjaan perbaikan diprediksi memakan waktu sekitar satu jam. Selama proses tersebut, puluhan desa dan kelurahan yang tersebar dari wilayah perkotaan hingga wilayah timur Kuningan akan terdampak penghentian aliran listrik sementara.
PLN merinci area yang terdampak pemadaman meliputi dua jalur utama. Untuk jalur pertama mencakup wilayah Windusengkahan, Winduhaji, sebagian Bojong, Karangtawang, Salahonje, Tembong, Lengkong, Purwasari, sebagian Garawangi, Pakembangan, Kutakembaran, Gewok, Pamupukan, Kadatuan, Cirukeum, Mungkaldatan, Ciniru, Rambatan, Longkewang, Cijemit, Cipedes, Pinara, Warungjengkol, hingga Gunungmanik.
Sementara jalur kedua yang juga terdampak meliputi Ciporang, Sindangagung, Cimindi, Pagundan, Oleced, Pasanyang, Manggari, Sindangsinor, Pajawan Kidul, Bendungan, Lebaksiuh, Mekarwangi, Cirahayu, Sindangsuka, sebagian Luragung Landeh, dan Luragung Tonggoh.
“Kami berupaya secepat mungkin melakukan penanganan agar aliran listrik dapat kembali normal. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan,” tambahnya.
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan segera melapor jika menemukan potensi bahaya kelistrikan akibat cuaca buruk di lingkungan sekitar. (Nars)



