
KUNINGAN – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kuningan terpaksa melakukan pemadaman listrik darurat (insidentil) di sejumlah wilayah Kabupaten Kuningan pada Sabtu (24/1/2026). Langkah ini diambil menyusul adanya kerusakan teknis pada jaringan distribusi akibat cuaca ekstrem.
Perwakilan PLN ULP Kuningan mengonfirmasi bahwa pemadaman sementara ini disebabkan oleh temuan besi penyangga konduktor yang patah di daerah Cijoho. Kerusakan tersebut terjadi akibat hantaman angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
- Memperlakukan Alam Seperti Diri Sendiri, Pesan Ekologis Gubernur KDM Pasca Melihat Lokasi Kebakaran Gunung Ciremai
- Kebakaran Hutan di Lereng Gunung Ciremai Meluas, Pemkab Kuningan Gandeng Pemprov Jabar Kerahkan Helikopter Water Bombing
- Kebakaran Gunung Ciremai Meluas ke Gunung Dulang, Angin Kencang dan Medan Terjal Hambat Pemadaman
- Geger Kebakaran di SPBE Cigugur Kuningan, Ini Kronologinya
- DAK Fisik Kuningan Nihil di 2027, Sohibul Imam: Penetapan Anggaran Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat
“Sehubungan dengan temuan besi penyangga konduktor patah di daerah Cijoho akibat angin kencang, kami memohon maaf karena aliran listrik di beberapa daerah harus dipadamkan untuk proses tindak lanjut perbaikan,” ujar perwakilan PLN ULP Kuningan dalam keterangan tertulisnya.
Estimasi waktu pengerjaan perbaikan diprediksi memakan waktu sekitar satu jam. Selama proses tersebut, puluhan desa dan kelurahan yang tersebar dari wilayah perkotaan hingga wilayah timur Kuningan akan terdampak penghentian aliran listrik sementara.
PLN merinci area yang terdampak pemadaman meliputi dua jalur utama. Untuk jalur pertama mencakup wilayah Windusengkahan, Winduhaji, sebagian Bojong, Karangtawang, Salahonje, Tembong, Lengkong, Purwasari, sebagian Garawangi, Pakembangan, Kutakembaran, Gewok, Pamupukan, Kadatuan, Cirukeum, Mungkaldatan, Ciniru, Rambatan, Longkewang, Cijemit, Cipedes, Pinara, Warungjengkol, hingga Gunungmanik.
Sementara jalur kedua yang juga terdampak meliputi Ciporang, Sindangagung, Cimindi, Pagundan, Oleced, Pasanyang, Manggari, Sindangsinor, Pajawan Kidul, Bendungan, Lebaksiuh, Mekarwangi, Cirahayu, Sindangsuka, sebagian Luragung Landeh, dan Luragung Tonggoh.
“Kami berupaya secepat mungkin melakukan penanganan agar aliran listrik dapat kembali normal. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan,” tambahnya.
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan segera melapor jika menemukan potensi bahaya kelistrikan akibat cuaca buruk di lingkungan sekitar. (Nars)
