KUNINGAN – Atmosfer meriah menyelimuti Stadion Mashud Wisnu Saputra saat babak semifinal Bupati Cup 2025 berlangsung pada Rabu (27/8). Ribuan suporter dari berbagai kecamatan tumpah ruah menyaksikan tim jagoan mereka bertarung memperebutkan tiket ke babak puncak.
Setelah melalui dua laga sengit, tim Kecamatan Kuningan dan Luragung berhasil mengamankan tempat di Grand Final.
- Musim Hujan, Warga Cikondang “Menabung Air” Lewat Revitalisasi Blok Cirangkong
- Pererat Silaturahmi Jelang Ramadan, Koramil 1501 Kuningan Gelar Munggahan Bersama Anggota DPRD
- Ironi Kemegahan Waduk Darma: Wisata Mendunia, Masih Ada Desa “Miskin Ekstrem”
- Sambut Ramadan 2026, Bupati Dian Rachmat Yanuar: Hiburan Malam Tutup Total, Petasan Dilarang Keras
- Ramadan 1447 H, Ini Penyesuaian Jadwal Jam Kerja ASN Kuningan
Pertandingan pertama mempertemukan tim Kuningan dan Sindangagung. Kuningan berhasil unggul lebih dulu berkat tendangan bebas dari pemainnya, Riva, yang mencetak gol tunggal di laga tersebut. Skor 1-0 pun bertahan hingga akhir, memastikan Kuningan lolos ke final.
Laga kedua antara Luragung melawan Cilimus tak kalah seru. Sejak awal, kedua tim bermain dengan tempo cepat. Jual beli serangan terjadi hingga akhirnya Candra dari Luragung berhasil menjebol gawang Cilimus pada menit ke-19. Gol tersebut disambut gegap gempita oleh para pendukung Luragung yang memadati tribun.
Di babak kedua, Cilimus mencoba mengejar ketertinggalan dengan bermain lebih agresif, namun solidnya pertahanan Luragung dan performa gemilang sang kiper membuat setiap peluang mentah. Drama sempat terjadi saat salah satu pemain Luragung diganjar kartu merah, namun meski harus bermain dengan 10 orang, mereka berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga peluit panjang dibunyikan.
Ketua Panitia, Asep Ismanto, mengajak masyarakat untuk tidak melewatkan laga penentuan. “Perebutan juara 3 digelar Sabtu (30/8), dan Grand Final Minggu (31/8) pukul 15.15 WIB. Pertandingannya pasti lebih heboh,” katanya.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, yang turut hadir mengapresiasi suksesnya turnamen. Ia menyebut, dari babak penyisihan hingga semifinal, turnamen berjalan lancar. Bahkan, ia mengaku senang karena turnamen ini berhasil menjaring sekitar 25 talenta muda yang berpotensi masuk ke skuad Pesik Kuningan.

Bupati menegaskan bahwa laga final antara Luragung dan Kuningan merupakan ‘real final’ yang mempertemukan dua tim terbaik. Ia berharap turnamen yang diadakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-527 Kuningan ini menjadi tradisi tahunan untuk membangkitkan kembali kejayaan sepak bola Kuningan di kancah nasional. (Nars)


