KUNINGAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, tidak hanya fokus pada perbaikan gizi penerima manfaat, tetapi juga sukses menggerakkan roda ekonomi desa.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kadugede secara resmi menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Putra Mayana sebagai pemasok bahan pangan segar.Kepala SPPG Kadugede, Yuyun Kuriniawati dan Miftahul Farhan, membenarkan adanya sinergi tersebut.
- Sasar Pemilih Pemula, Bawaslu Kuningan Gandeng Forum OSIS dalam Pendidikan Pengawasan Partisipatif
- Bupati Kuningan Didesak Evaluasi Hasil Appraisal Tunjangan DPRD
- PLN ULP Kuningan Lakukan Pemadaman Terencana Lagi di Sejumlah Wilayah Hari Ini
- IBK UNIKU Masuk 17 Besar Inkubator Peringkat A Versi Kementerian UMKM
- Muscab PAN Kuningan: Incar 3 Besar Nasional, Udin Kusnedi Sebut 60 Persen Pengurus Diisi Wajah Baru
Pihaknya berkomitmen menyerap komoditas lokal untuk memenuhi standar gizi menu harian. Saat ini, terdapat dua dapur SPPG yang bekerja sama aktif dengan BUMDes setempat.
“Kami memanfaatkan hasil pertanian dan perikanan lokal. Komoditas yang kami ambil dari BUMDes di antaranya buah-buahan seperti melon,” ungkap pihak SPPG, Senin (2/3/2026).
Tak tanggung-tanggung, sajian buah dalam menu MBG di Kadugede menggunakan kualitas premium. BUMDes Putra Mayana menyuplai melon jenis Kinanti dan Madesta yang dikenal dengan kulit dan daging buahnya yang berwarna kuning segar serta rasa yang manis.
Sementara, Kepala Desa (Kades) Kadugede, Maman Abdurahman, menyambut antusias kerja sama strategis ini. Ia menilai pelibatan BUMDes dalam rantai pasok program nasional ini memberikan dampak ekonomi yang nyata dan instan.
”Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi langkah SPPG. Dengan dilibatkannya BUMDes Putra Mayana untuk menyediakan buah, efeknya langsung terasa dalam menaikkan perekonomian desa dan pendapatan BUMDes,” ujar Maman.
Meski kerja sama ini baru berjalan di tahun ini, Maman berharap sinergi antara SPPG dan BUMDes dapat terus terjalin dalam jangka panjang.
“Harapan kami, SPPG terus bekerja sama dengan kami. Program MBG ini harus bisa mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar secara konsisten, bukan hanya sesaat,” jelas Kades Maman. (Nars)














