KUNINGAN – PT PLN (Persero) ULP Kuningan kembali merilis informasi penting terkait jadwal pemadaman listrik atau mati lampu terencana. Warga di sejumlah wilayah Kabupaten Kuningan diminta bersiap menghadapi penghentian aliran listrik sementara pada besok, Selasa (3/2/2026).
Pemadaman ini dilakukan dalam rangka pemeliharaan jaringan guna meningkatkan keandalan pasokan energi. Berdasarkan data resmi yang dirilis Senin (2/2/2026), terdapat tiga desa dan beberapa fasilitas umum yang masuk dalam daftar wilayah terdampak.
- Resmi Naik! Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 Meroket per 10 Juni 2026
- Polemik Dana Pokir PKS Kuningan: Mantan Dewan Soroti Etika Komunikasi, Fraksi Janjikan Evaluasi
- Dramatis, Petugas Gabungan di Kuningan Berhasil Bujuk Seorang Ibu yang Ingin Akhiri Hidup
- Satlantas Kuningan Tunda Jadwal Patuh Lodaya 2026, Polisi: Tertib Berlalu Lintas Jangan Tunggu Ada Operasi
- Soroti Anggaran Cetak BPKAD Rp 2,8 Miliar, Ketua LSM Frontal Sebut Kebijakan Bupati Kuningan Menghina Akal Sehat
Perwakilan PT PLN ULP Kuningan, Nasuha, merinci bahwa wilayah yang akan mengalami mati lampu meliputi Desa Gunungkarung, Desa Benda, dan Desa Cikandang. Selain permukiman, area spesifik seperti Kandang Ayam AS Putra dan SMP Negeri 2 Luragung juga akan terdampak.
“Kami informasikan kegiatan pemeliharaan ini berupa penggantian trafo distribusi tegangan 20 kV. Estimasi waktu pemadaman dimulai pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB,” jelas Nasuha.
Kendati jadwal telah ditetapkan selama kurang lebih tiga jam, Nasuha menegaskan bahwa durasi pemadaman listrik bersifat tentatif tergantung kondisi di lapangan. Pihaknya berkomitmen untuk menormalkan kembali aliran listrik sesegera mungkin.
“Apabila pekerjaan selesai sebelum waktu yang ditentukan, aliran listrik akan dinormalkan kembali lebih cepat dari jadwal,” tambahnya.
PLN Kuningan juga mengeluarkan peringatan keselamatan bagi warga yang hendak menggunakan sumber listrik alternatif seperti genset selama periode mati lampu berlangsung. Warga diminta memastikan instalasi genset terpisah sepenuhnya dari instalasi PLN. (Nars)














