KUNINGAN – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kuningan akan melakukan pemadaman listrik terencana pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025. Pemadaman ini akan berdampak pada pelanggan di sejumlah titik di Kuningan kota, diantaranya Kelurahan Cijoho, sekitar Jl IR H Juanda, Kelurahan Awirarangan, Area Pasar Baru, Jl Jenderal Sudirman, Bojong, Jalan Eyang Weri dan sekitarnya.
- Tiga Hari Pencarian Nihil, Tim SAR Hentikan Sementara Susur Sungai dalam Kasus Hilangnya Parmo di Kuningan
- Borneo FC Mengintai Puncak Klasemen dengan Tabungan Laga, Misi Balas Dendam untuk Persita Digelar Malam Ini
- Gadis 21 Tahun Asal Ciawigebang Hilang Usai Dijemput Motor, Ini Ciri-cirinya!
- Niat Hati Menolong, Sebar Foto KTP Hilang di Medsos Justru Rawan Pencatutan Identitas
- Djoni Toat Muljadi Kembali Pimpin FOBI Jabar, Fokus Bidik Kesuksesan Porprov XV 2026
Perwakilan PT PLN ULP Kuningan, Nasuha, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk meningkatkan kehandalan sistem kelistrikan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Pemadaman terencana akan berlangsung selama tiga jam, dimulai pada pukul 10:00 WIB hingga pukul 13:00 WIB,” ujar Nasuha dalam informasinya pada Jumat (17/10/2025).
Ia menjelaskan, kegiatan pemeliharaan tegangan 20 kV ini penting dilakukan untuk menjaga kualitas pasokan listrik agar tetap andal dan aman bagi pelanggan di wilayah tersebut.
Pihaknya menghimbau agar masyarakat di wilayah terdampak dapat menyesuaikan aktivitasnya selama periode pemadaman berlangsung.PLN juga memberikan imbauan khusus bagi pelanggan yang akan menggunakan genset atau sumber listrik alternatif selama pemadaman.
“Kami mengimbau kepada pelanggan yang memakai genset agar instalasinya dipisahkan dari instalasi milik PLN untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan demi keselamatan bersama,” ungkap Nasuha.
Pihak PLN berharap agar pekerjaan pemeliharaan jaringan dapat berjalan lancar dan selesai tepat pada waktunya. Nasuha menambahkan, listrik akan segera dinormalkan kembali setelah pekerjaan selesai.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Jika pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal yang ditentukan, listrik akan segera kami nyalakan kembali,” sebutnya. (Nars)





















