KUNINGAN – Di tengah tantangan fiskal daerah yang cukup berat di penghujung tahun, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan berhasil menyelesaikan seluruh agenda legislatifnya sesuai target. Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, memastikan bahwa kinerja lembaga wakil rakyat sepanjang tahun 2025 berjalan sesuai koridor Rencana Kerja (Renja) yang telah ditetapkan.
- Menu MBG Bermasalah atau Tak Sesuai Harga? Lapor ke Sini Saja!
- Soal Kelola Alam, Patuh Regulasi Saja Tak Cukup, Pejabat Wajib Punya Kesadaran Spiritual
- Banjir Menghantui Cirebon, Anton Octavianto: Stakeholder dari Hulu ke Hilir Harus Satukan Visi untuk Solusi
- Buntut Sidak KDM, Satpol PP Segel 6 Titik Galian Batu di Pasawahan
- Sikapi Temuan Satgas P3MBG dalam Sidak, Forum Dapur MBG Kuningan: Ini ‘Cambuk’ untuk Berbenah!
“Perjalanan DPRD selama tahun 2025 berjalan sesuai dengan Renja. Alhamdulillah, kita menutup tahun ini sesuai dengan perencanaan,” ujar Nuzul Rachdy saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (29/12/2025).
Politisi senior PDI Perjuangan ini mengakui adanya kendala anggaran yang memaksa pihaknya melakukan penyesuaian atau refocusing kegiatan. Namun, hal tersebut disiasati dengan skala prioritas sehingga fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan tetap berjalan optimal.
“Memang kita kesulitan anggaran, tapi kita lakukan penyesuaian (re-test). Walaupun tidak full, kegiatan tetap terlaksana menyesuaikan kemampuan yang ada,” jelasnya.
Salah satu capaian krusial adalah ketepatan waktu dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Nuzul menyebut seluruh tahapan pembahasan hingga pengesahan APBD telah rampung pada November 2025. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu hasil evaluasi dari Gubernur Jawa Barat untuk kerangka anggaran tahun 2026. (Nars)










