KUNINGAN – Anak buah Prabowo Subianto yang juga Anggota DPRD Kuningan dari Fraksi Gerindra, Sri Laelasari, mendapat penghargaan dari Gema Jabar Hejo atas kiprahnya dalam memperjuangkan kebijakan lingkungan hidup. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Ngayuga Bumi yang berlangsung di Setu Caracas dan Hutan Kota Desa Caracas, Minggu 9 Februari 2025, sebagai bentuk apresiasi bagi individu yang aktif dalam menjaga keseimbangan ekosistem di Kabupaten Kuningan.
- Lepas 445 Jemaah Haji Kuningan, Bupati Dian Ingatkan Pentingnya Kesabaran dan Ibadah yang Mabrur
- Persiapan Final, Jemaah Calon Haji Kuningan Kloter Pertama Dilepas Besok, Pengantar Diimbau ‘Sasalaman’ di Rumah
- Bongkar Misteri TGR dan Taspen, HMI Tantang Keberanian Bupati dan Sekda Kuningan Temui Massa di Aksi Jilid 2
- LKPJ Kuningan 2025 Disorot: 60 Ribu Peserta JKN Dicoret, DPRD Peringatkan Ancaman Ledakan Miskin Baru
- Resmi Jabat Ketua Fraksi PKS DPRD Kuningan, Wawan Tepis Isu Polemik Internal
Sebagai wakil rakyat yang konsisten mengawal isu lingkungan, Sri Laelasari menyerukan bahwa kebijakan pembangunan harus berpihak pada keberlanjutan ekologi. Perlindungan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi semua pihak.
“Sinergi antara legislatif, eksekutif, komunitas, dan masyarakat adalah kunci menjaga alam tetap lestari, ” ujar Sri Laelasari usai menerima penghargaan.


Ketua Umum Gema Jabar Hejo, Asep Ismail, menyebut penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga dorongan bagi para pegiat lingkungan agar semakin bersemangat dalam aksi nyata di lapangan.
“Kami ingin memberikan penghargaan kepada mereka yang benar-benar memiliki komitmen terhadap lingkungan. Ini adalah bentuk motivasi agar semakin banyak pihak yang peduli terhadap kelestarian alam,” kata Asep.
Selain Sri Laelasari, penghargaan serupa juga diberikan kepada Senkom Mitra Polri, yang dinilai aktif dalam edukasi mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kuningan, yang diwakili Kabid SDA Dinas PUTR, Rismunandar, turut menerima penghargaan atas program konservasi berbasis masyarakat yang terus dikembangkan.
Dalam kegiatan Ngayuga Bumi, para peserta juga terlibat dalam aksi konkret pelestarian lingkungan, seperti rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS), penanaman pohon di lahan kritis, serta pengembangan ekowisata dan agroforestri sebagai strategi jangka panjang menjaga keseimbangan alam
.Komitmen untuk menjadikan Kabupaten Kuningan sebagai kawasan hijau terus diperkuat dengan kolaborasi berbagai elemen masyarakat.
Dengan mengusung slogan Bentala Biru, Jagat Hejo, Gema Jabar Hejo berharap kesadaran lingkungan semakin mengakar di tengah masyarakat. (NARS)
























