KUNINGAN – Suasana haru mewarnai pelepasan 445 jemaah calon haji asal Kabupaten Kuningan yang tergabung dalam Kloter 8 Embarkasi Kertajati. Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, secara resmi melepas rombongan pertama ini di Kuningan Islamic Center pada Ahad (25/4/2026) petang, di tengah iringan isak tangis ribuan keluarga yang memadati area sekitar lokasi keberangkatan.
Keberangkatan perdana ini terdiri dari 439 jemaah calon haji, didampingi oleh empat orang petugas kloter serta dua petugas haji daerah.
- Lepas 445 Jemaah Haji Kuningan, Bupati Dian Ingatkan Pentingnya Kesabaran dan Ibadah yang Mabrur
- Persiapan Final, Jemaah Calon Haji Kuningan Kloter Pertama Dilepas Besok, Pengantar Diimbau ‘Sasalaman’ di Rumah
- Bongkar Misteri TGR dan Taspen, HMI Tantang Keberanian Bupati dan Sekda Kuningan Temui Massa di Aksi Jilid 2
- LKPJ Kuningan 2025 Disorot: 60 Ribu Peserta JKN Dicoret, DPRD Peringatkan Ancaman Ledakan Miskin Baru
- Resmi Jabat Ketua Fraksi PKS DPRD Kuningan, Wawan Tepis Isu Polemik Internal
Dalam arahannya, Bupati Dian menitipkan pesan agar para jemaah senantiasa menjaga kondisi fisik dan kesehatan mental, terutama bagi mereka yang masuk dalam kategori lanjut usia yang mendominasi kloter tahun ini.
“Kesabaran menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika selama di tanah suci, mulai dari proses perjalanan hingga pelaksanaan rukun haji yang memerlukan kekuatan fisik,” kata Bupati.
Kepala Bagian Kesra Setda Kuningan, Emup Muplihudin, mengungkapkan lebih dari 60 persen rombongan jemaah tahun ini merupakan lansia. Pihak penyelenggara pun telah menyiapkan pendampingan khusus guna memastikan seluruh proses ibadah di tanah suci berjalan lancar dan aman bagi seluruh jemaah.
Emup juga mengonfirmasi bahwa terdapat satu jemaah yang posisinya digantikan oleh sang anak karena yang bersangkutan meninggal dunia sebelum jadwal keberangkatan tiba, sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian niat ibadah almarhum.
Proses sterilisasi dan pemberangkatan di Kuningan Islamic Center terpantau berjalan tertib meskipun dipadati oleh massa. Sejalan dengan imbauan pemerintah daerah sebelumnya, sebagian besar keluarga jemaah telah melakukan prosesi perpisahan dan tradisi bersalaman di rumah masing-masing guna menghindari kerumunan yang berlebih di lokasi pelepasan.
Kini, rombongan Kloter 8 tersebut tengah menuju Asrama Haji Indramayu sebelum akhirnya terbang menuju tanah suci untuk menunaikan rukun Islam kelima dengan harapan kembali sebagai haji yang mabrur. (Nars)

























