KUNINGAN – Rapat Paripurna DPRD Kuningan tentang Pemberhentian Antar Waktu Anggota DPRD Rudi Idham Malik dan Pengukuhan Anggota DPRD PAW Titi Huryasih pada sisa masa jabatan 2024-2029 yang berlangsung Rabu (11/6/2025) sempat diskors selama lima menit. Saat pembukaan rapat paripurna, pimpinan rapat, Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, mengatakan rapat diskors selama lima menit karena ada sesuatu hal untuk ditunggu.
- Muncul Rumor Lahgun Narkoba, BNN Kabupaten Kuningan Siap Tes Urine Anggota Dewan
- Jurus PNM Cirebon Bikin Ratusan Emak-Emak UMKM Naik Kelas dan Kebal Pinjol Ilegal
- Wakil Bupati Kuningan Dorong Sinergi Pembangunan dan Sukseskan PTSL dalam Konsolidasi APDESI Merah Putih
- Reshuffle Kabinet Prabowo, Wajah Baru dan Yang Kembali
- Punya Sertifikat! Tembakau Kuningan Naik Kelas, Tak Bisa Lagi Diklaim Daerah Lain
Ternyata, penghentian sementara rapat paripurna ini, diketahui, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar diduga sakit dan dibawa mobil dinas melalui pintu belakang gedung DPRD Kuningan.”Katanya Pak Bupati Sakit, keluar lewat pintu belakang,” ujar salah seorang pejabat Pemda Kabupaten Kuningan, saat ditanya awak media.
Dari pantauan Kuningan Religi, Mobil Dinas Bupati Kuningan sudah berada di bagian belakang gedung sesaat setelah rapat paripurna diskors. Tak lama kemudian, dengan dipapah, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar dibawa masuk ke dalam mobil dan langsung dibawa keluar halaman gedung DPRD Kuningan.
Menurut informasi terakhir, Bupati Dian dibawa ke RSUD 45 Kuningan.
Sebelumnya, Bupati Dian sempat hadir pada rapat paripurna tersebut dan ikut hingga agenda menyanyikan lagu Indonesia Raya. Usai itu, Bupati terlihat pergi ke ruangan belakang ruang sidang.
Pada Rabu pagi, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar sempat menghadiri agenda Sosialisasi dan Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di SD Negeri Garawangi. Bupati Dian menekankan kepada Mitra Dapur MBG untuk memprioritaskan sumberdaya manusia lokal sebagai tenaga kerja pada program MBG ini.
Begitu pun dengan bahan makanan yang disajikan, Bupati meminta Mitra Dapur MBG menggunakan komoditas lokal Kuningan seperti dari sayuran, buah-buahan, susu dan bahan makanan lainnya. (NARS)
























