

KUNINGAN – Sebuah insiden kebakaran hebat yang melanda sebuah rumah di Desa Sangkanurip, Kecamatan Cigandamekar, Kuningan, pada Kamis malam (4/9/2025) menyisakan kisah haru. Meskipun api melahap sebagian bangunan, lima orang penghuni rumah, termasuk seorang lansia dan balita, berhasil selamat tanpa luka sedikit pun.
Api yang diduga berasal dari korsleting listrik tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 170 juta.
- Cegah Kenakalan Remaja dan Bullying, Anggota DPRD Jabar Tina Wiryawati Gagas Program Edukasi Interaktif Pelajar di Kuningan
- Siapkan Generasi Emas 2045, Bakesbangpol Jabar Tanamkan Karakter ‘Ngabela Nagara’ pada Pemuda Kuningan
- Megahnya BUMDes Festival Jabar 2026 Sisakan Utang, Vendor Tenda Lokal: Segera Bayar!
- Buntut Dugaan Keracunan 30 Siswa, Satgas Suspend Operasional SPPG MBG di Ciwaru
- Hj Tina Wiryawati Ajak Pelajar Kuningan jadi Pelopor Gerakan Bela Negara di Lingkungannya
Menurut Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, Andri Arga Kusumah, timnya menerima laporan dari warga sekitar pukul 18.05 WIB dan segera bergerak cepat.
“Alhamdulillah, semua penghuni rumah, termasuk seorang manula dan balita, dalam keadaan selamat,” ujar Andri.
Dua unit mobil pemadam kebakaran beserta delapan personel langsung meluncur ke lokasi kejadian, meskipun sempat terkendala akses jalan yang sempit. Tim Damkar tiba di lokasi pada pukul 18.35 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Api pertama kali dilihat oleh saksi mata, Aby Muhyidin, yang melihat kobaran api sudah membesar di bagian atap rumah milik Cucu (55 tahun).
Berkat kesigapan tim Damkar yang dibantu oleh TNI, Polri, PLN, dan masyarakat setempat, api berhasil dipadamkan hanya dalam waktu 30 menit, yaitu pada pukul 19.05 WIB.
Meskipun nyawa para penghuni berhasil diselamatkan, sebagian rumah berukuran 8×10 meter dari total luas 15×20 meter hangus terbakar. Andri memastikan seluruh tim pemadam juga dalam kondisi aman dan selamat setelah berhasil menyelesaikan tugasnya. (Nars)



