KUNINGAN – Sebuah insiden kebakaran hebat yang melanda sebuah rumah di Desa Sangkanurip, Kecamatan Cigandamekar, Kuningan, pada Kamis malam (4/9/2025) menyisakan kisah haru. Meskipun api melahap sebagian bangunan, lima orang penghuni rumah, termasuk seorang lansia dan balita, berhasil selamat tanpa luka sedikit pun.
Api yang diduga berasal dari korsleting listrik tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 170 juta.
- Menyambut Tahun Baru Islam, Umat Islam Diimbau Perkuat Refleksi Lewat Doa Akhir dan Awal Tahun
- Masih Banyak Kendala Sistem Zonasi PMB di Jabar, Legislator Gerindra Minta Pendidikan Tidak Dijadikan Ajang Coba-Coba
- Anggota DPRD Jabar Tina Wiryawati: Program Sekolah Maung Bisa Sukses dengan Validitas Data Siswa
- Sentuhan Gotong Royong SPPG Bakom Sulap SDN 1 Sagarahiang Jadi Lebih Berwarna
- Ditanya Soal “Lobi” BPK demi Status WTP, Bupati Kuningan Kasih Jawaban Menohok
Menurut Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, Andri Arga Kusumah, timnya menerima laporan dari warga sekitar pukul 18.05 WIB dan segera bergerak cepat.
“Alhamdulillah, semua penghuni rumah, termasuk seorang manula dan balita, dalam keadaan selamat,” ujar Andri.
Dua unit mobil pemadam kebakaran beserta delapan personel langsung meluncur ke lokasi kejadian, meskipun sempat terkendala akses jalan yang sempit. Tim Damkar tiba di lokasi pada pukul 18.35 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Api pertama kali dilihat oleh saksi mata, Aby Muhyidin, yang melihat kobaran api sudah membesar di bagian atap rumah milik Cucu (55 tahun).
Berkat kesigapan tim Damkar yang dibantu oleh TNI, Polri, PLN, dan masyarakat setempat, api berhasil dipadamkan hanya dalam waktu 30 menit, yaitu pada pukul 19.05 WIB.
Meskipun nyawa para penghuni berhasil diselamatkan, sebagian rumah berukuran 8×10 meter dari total luas 15×20 meter hangus terbakar. Andri memastikan seluruh tim pemadam juga dalam kondisi aman dan selamat setelah berhasil menyelesaikan tugasnya. (Nars)














