

CIAMIS – Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Ciamis, terbukti memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Selain memenuhi kebutuhan gizi bagi kelompok rentan, program ini juga berhasil menyerap ratusan tenaga kerja dan menggerakkan roda perekonomian lokal.
- Berjibaku Delapan Jam, MPA Silihwangi dan Tim Gabungan Jinakkan Karhutla di 3 Blok Lereng Ciremai
- Cigugur Ditetapkan Jadi Titik Ketiga Pengamanan Karhutla Gunung Ciremai
- Siaga Karhutla Kuningan Menguat, Tim Gabungan Bentuk Barikade di Titik Rawan
- Wahana Ajaib Lolos Dramatis ke Final U-18 dan Bidik Tiket Kejuaraan Nasional U-19
- Erupsi Anak Krakatau Meluas, Empat Bandara Ditutup Sementara dan Pesisir Selat Sunda Dipastikan Aman
Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Tina Wiryawati, S.H., M.M., saat meninjau proses rekrutmen karyawan SPPG pada Ahad (19/10/2025). Ia menyaksikan antusiasme tinggi dari masyarakat, di mana lebih dari 130 orang melamar pekerjaan di satu dapur SPPG.
“Ini bukti bahwa program ini memberi dampak nyata. Satu dapur SPPG saja sudah mampu menyerap banyak tenaga kerja, dan efeknya juga terasa bagi sektor lain seperti petani sayur, peternak ayam, serta pemasok bahan makanan,” ujar Hj. Tina.
Meskipun memberikan dampak positif, Hj. Tina menilai bahwa kapasitas pelayanan SPPG saat ini masih terbatas. Satu dapur baru bisa melayani sekitar 2.500 penerima manfaat, sementara kebutuhan di lapangan jauh lebih besar.
“Masih banyak masyarakat dari beberapa desa yang belum terlayani karena keterbatasan kuota. Saya mendorong agar ke depan cakupan penerima manfaat bisa diperluas,” ucapnya.
Ke depan, ia juga mengusulkan agar proses rekrutmen lebih inklusif dengan membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas dan kelompok usia produktif yang beragam. Menurutnya, SPPG memiliki peran ganda yang harus dimaksimalkan.
“SPPG bukan hanya soal gizi, tapi juga soal pemberdayaan ekonomi masyarakat. Saya ingin memastikan program ini tidak hanya membantu pemenuhan gizi, tapi juga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga,” tutupnya. (Nars)



