BANDUNG — Gemblengan fisik dan mental di kawasan perhutanan Kiara Payung, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, menjadi kawah candradimuka bagi ratusan kader Partai Gerindra dari kawasan timur Jawa Barat. Selama tiga hari, 24–26 Juli 2026, para peserta mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Partai Gerindra berbasis semi-militer.
Meski menerapkan disiplin keras khas medan pegunungan, pelatihan ini tak sekadar melatih ketahanan fisik. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Kuningan menegaskan, fokus utama penggemblengan ini adalah membentuk kader berkarakter militan yang siap turun langsung melayani masyarakat.
Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kuningan, Toto Tohari, menjelaskan medan latihan yang berat sengaja dipilih untuk menguji mentalitas pejuang para kader sebelum mereka terjun ke tengah warga.
“Di sini para kader diberikan materi tentang cara bermasyarakat dan bagaimana menjadi seorang pejuang. Syarat utamanya adalah memiliki fisik dan mental yang kuat karena pelatihannya digojlok langsung di hutan dan gunung,” ujar Toto, Senin (27/7/2026).
- Bukan Cuma Uji Fisik, Kader Gerindra Digojlok Semi-Militer Demi Tingkatkan Kepedulian Rakyat
- 19 Tahun Mengabdi, Penyuluh KB Kuningan Fokus Berantas Stunting dan Cegah Pernikahan Dini
- Dukung Kebangkitan Ekonomi Petani, Rumah Tani Optimis Rumah Sayur PDAU Kuningan Mampu Serap Komoditas Lokal
- Wujudkan Ketahanan Pangan, Warga Mekarsari Sulap Dana Desa Jadi Irigasi Strategis Lewat Swakelola
- Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy Sebut Kritik Pers Ibarat ‘Jamu’: Kami Tidak Boleh Tipis Kuping
Menanamkan Doktrin KebermanfaatanSelama diklat, pembekalan tak hanya berkutat pada latihan lapangan. Para peserta dibekali materi kepemimpinan, pembentukan karakter, hingga strategi komunikasi publik. Harapannya, para kader mampu bergerak efektif sebagai garda terdepan partai dalam menyerap aspirasi serta memperjuangkan kepentingan rakyat.
Toto menekankan, seluruh rangkaian diklat berpatokan pada instruksi mendasar dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mengenai esensi kehadiran partai politik di tengah masyarakat.
“Sesuai pesan Bapak Prabowo Subianto, apa artinya kita mendirikan dan membesarkan partai jika kehadiran kita tidak membawa manfaat bagi masyarakat. Prinsip dasar inilah yang ditanamkan,” ungkap Toto.
Menurutnya, kepercayaan publik akan tumbuh secara alami apabila para kader konsisten hadir membawa dampak positif di lingkungannya masing-masing.Dukungan Penuh Elite PartaiDiklat skala regional ini diikuti oleh ratusan kader lintas daerah di Jawa Barat, meliputi Kabupaten Kuningan, Pangandaran, Ciamis, Indramayu, Kabupaten/Kota Cirebon, hingga Kota Banjar.
Pentingnya momentum pembentukan karakter kader ini juga mendapat perhatian khusus dari jajaran elite partai. Anggota DPR RI Fraksi Gerindra H. Rokhmat Ardiyan bersama Anggota DPRD Jawa Barat Hj. Tina Wiryawati hadir langsung memberi motivasi hingga penutupan acara. Kehadiran para legislator tersebut menjadi suntikan moral bagi para peserta dalam mengawal soliditas partai dan menjalankan misi pengabdian kepada masyarakat. (Nars)















