KUNINGAN – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, bergerak cepat merespons musibah rumah roboh yang menimpa Bu Idah, seorang warga di Gg. Siaga VI, Kelurahan Purwawinangun, Kecamatan Kuningan.
Rumah sederhana tersebut dilaporkan ambruk pada Kamis (22/1/2026) sore.
- Sisi Lain Viral Wisata Curug Bebedahan Kuningan: Berpotensi Besar, Namun Minim Anggaran
- Puncak Kemarau Tiba: Ini 8 Langkah Cerdas “Menabung Air” Saat Hujan Tak Lagi Turun
- Drama Adu Penalti di Final Piala Presiden 2026, Persebaya Surabaya Rengkuh Trofi Juara Usai Taklukkan Persib Bandung dengan Skor 6-5
- Pelatih Igor Tolic Masukkan Kiper Fitrah Maulana Gantikan Teja Paku Alam Jelang Adu Penalti Laga Final Piala Presiden 2026
- 90 Menit Tanpa Pemenang, Duel Sengit Persib vs Persebaya Berlanjut ke Babak Perpanjangan Waktu
Insiden ini terjadi akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dan tidak lagi kuat menahan beban. Struktur rumah dinilai sudah membahayakan keselamatan penghuni, terlebih saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
Menyikapi hal ini, Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah diperintahkan untuk segera menghitung kebutuhan material guna mempercepat proses pembangunan kembali.
”Saya kemarin sudah memerintahkan BPBD untuk secepatnya (menangani) karena memang prihatin. Jadi Bu Idah itu mengungsi ke rumah sebelah, rumah putranya kalau tidak salah,” ujar Dian Rachmat Yanuar dalam keterangannya Kamis (29/1) sore.
Menurut Dian, kondisi fisik rumah korban memang sudah sangat mengkhawatirkan karena termakan usia. “Rumahnya memang sudah tua, sudah keropos, dan akhirnya ambruk,” jelas Dian.
Bupati menjelaskan, skema bantuan yang akan digunakan adalah dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Proses asesmen material ditargetkan rampung minggu ini sehingga bantuan bisa segera didistribusikan ke lokasi.
“Kita menggunakan skema dari BTT. Mungkin dihitung dulu material minggu ini. Kita drop, nanti dengan kelurahan dan pemerintah setempat kita coba bangun seperti sedia kala,” tambahnya. (Nars)












