KULINER – Sejumlah influencer media sosial ramai-ramai mengunggah konten tentang kudapan cokelat Dubai di akhir tahun 2024. Keunikan produk ini tak hanya mencuri perhatian para pecinta kuliner, tetapi juga menjadi tren di berbagai platform media sosial, termasuk TikTok.
Berkat promosi dari para content creator dan afiliator di platform social commerce, cokelat Dubai menjadi perbincangan hangat. Harga kudapan manis ini bervariasi, mulai dari di bawah Rp30 ribu hingga mencapai Rp850 ribu per paket, tergantung ukuran dan kualitas produk.
- Setahun Memimpin di Tengah Fiskal Terseok, Duet Dian-Tuti Sukses Bikin Ekonomi Kuningan Melesat Tertinggi se-Pulau Jawa
- Tahun Baru Imlek 2026, The Icon dan Embun Sang’ga Langit Hadirkan Atraksi Barongsai dan Diskon Kamar dan Kuliner – Jangan Lewatkan!
- Musim Hujan, Warga Cikondang “Menabung Air” Lewat Revitalisasi Blok Cirangkong
- Pererat Silaturahmi Jelang Ramadan, Koramil 1501 Kuningan Gelar Munggahan Bersama Anggota DPRD
- Ironi Kemegahan Waduk Darma: Wisata Mendunia, Masih Ada Desa “Miskin Ekstrem”
Asal Usul dan Popularitas Cokelat Dubai
Cokelat ini memiliki tampilan berupa cokelat batangan dengan isian istimewa, yakni campuran kacang kadayif dan pistachio.
Meski baru dikenal luas pada tahun 2024, cokelat ini sejatinya sudah diciptakan sejak tahun 2021 oleh Sarah Hamouda, pendiri Fix Dessert Chocolatiers di Dubai, Uni Emirat Arab. Fix Dessert Chocolatiers adalah toko pencuci mulut yang dikenal menyuguhkan pengalaman kuliner unik.

Nama “Fix” sendiri merupakan akronim dari “Freakin’ Incredible ‘Xperience,” yang merefleksikan ambisi Sarah dalam menciptakan cita rasa cokelat yang tak terlupakan.
Awalnya, Sarah Hamouda merilis cokelat ini di dapur rumahnya dengan nama “Can’t Get Khafeh of It.” Inovasi ini menghadirkan kombinasi rasa manis dan gurih dari cokelat berkualitas tinggi dengan isian kacang kadayif dan pistachio yang menggoda.
Produksi Rumit, Permintaan Tinggi
Proses produksi cokelat Dubai yang cukup rumit turut menjadi salah satu alasan mengapa harga produk ini relatif tinggi.
Permintaan yang melonjak setelah viral di media sosial turut membuat produk ini semakin eksklusif. Penampilannya yang menarik, dengan isian lembut berpadu rasa kacang yang renyah, membuat banyak orang penasaran untuk mencobanya.
Tak heran jika para influencer turut berlomba-lomba mempromosikan cokelat Dubai sebagai salah satu kudapan wajib coba.

Tren Viral dan Fenomena Media Sosial
Popularitas cokelat Dubai membuktikan bagaimana media sosial dapat menjadi katalis bagi tren kuliner global. Kehadiran toko-toko online dan afiliator yang mempromosikan cokelat ini juga menunjukkan perkembangan signifikan industri social commerce, di mana produk-produk kuliner semakin mudah diakses oleh masyarakat.
Bagi penikmat cokelat, cokelat Dubai bukan hanya sekadar kudapan biasa, tetapi juga pengalaman rasa yang unik dan berkesan. Kombinasi cokelat lezat dengan isian khas membuatnya layak menjadi salah satu camilan favorit di penghujung tahun 2024.
Kelezatan cokelat batangan ini benar-benar menjadi tren baru yang patut dicoba. Apakah Anda sudah mencicipinya?
(NARS/dari berbagai sumber)


