Kesehatan Kuningan Pemerintahan

‎Dapur MBG Belum Ber-SLHS Tak Akan Dicabut, Dinkes Kuningan: Sebagian Masih Berproses

‎‎KUNINGAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan memastikan tidak akan ada pencabutan izin bagi Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) atau Dapur Makanan Bergizi (MBG) yang saat ini masih dalam proses pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Meski pemerintah pusat memberikan tenggat waktu hingga akhir Oktober 2025 untuk penyelesaian seluruh proses tersebut.

‎‎Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. Denny Mustafa, menepis isu yang beredar mengenai akan ditutupnya dapur MBG yang belum mengantongi sertifikat. Ia menjelaskan bahwa dapur-dapur tersebut telah terdaftar dan sedang aktif berproses.‎‎

“Oh enggak. Yang yang belum itu (terbit SLHS) kan yang daftar terakhir-terakhir, yang memang sedang berproses. Jadi enggak, enggak ada yang dicabut,” tegas dr. Denny saat dikonfirmasi, Selasa (4/11/2025) di Kuningan.

‎‎Ia menegaskan bahwa seluruh pelaksana program di Kuningan berpacu dengan waktu untuk memenuhi standar yang telah ditetapkan. “Pemerintah pusat memberi deadline ke kita itu adalah akhir bulan Oktober kemarin,” ujarnya.‎‎

Punya Sertifikat! Tembakau Kuningan Naik Kelas, Tak Bisa Lagi Diklaim Daerah Lain

Denny juga memaparkan progres signifikan yang telah dicapai. Dari total 98 SPPG yang saat ini beroperasi di Kuningan, 32 dapur di antaranya telah resmi mengantongi SLHS.

“Jumlah penambahan proses yang lagi masih proses, totalnya itu ada 61,” tambahnya.‎‎‎

Selain sertifikasi dapur, Dinas Kesehatan juga telah menuntaskan pelatihan bagi ribuan penjamah pangan. Pelatihan ini krusial untuk memastikan keamanan pangan bagi penerima manfaat.

‎‎”Jumlah penjamah pangan yang terlatih totalnya semua adalah 2.704 orang,” rinci dr. Denny. Ia menyebutkan, khusus pada minggu ini saja, pelatihan telah diberikan kepada 1.285 orang.

‎‎Sementara itu, terkait satu kasus dapur di Luragung yang hasil ujinya menemukan bakteri, dr. Denny menyatakan proses di Dinkes telah selesai.

Batal Kepung Gedung Setda, HMI Kuningan Pilih Tunggu Kepulangan Bupati dari Jakarta

“Sebenarnya kita ini sekarang nunggu keputusan dari Badan Gizi Nasional (BGN) untuk bisa running kembali SPPG yang di Luragung tersebut,” tandasnya. (Nars)

× Advertisement
× Advertisement