Insiden Kuningan

Dua Kali Ledakan Picu Kebakaran Kuningan, Mes Peternakan Ayam di Winduhaji Ludes Terbakar

KUNINGAN – Suara keras berupa dua kali ledakan memicu terjadinya insiden kebakaran Kuningan yang menghanguskan sebuah bangunan mes karyawan dan gudang peternakan ayam di Kelurahan Winduhaji. Peristiwa nahas yang menimpa tempat usaha milik H. Dudung di Jalan Jenderal Sudirman No. 125 ini terjadi pada Senin (6/4/2026) dini hari.

Dilaporkan, kobaran api yang membesar dengan cepat sempat membuat para karyawan panik karena khawatir si jago merah akan merambat ke area kandang utama.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, saat dikonfirmasi Senin (6/4) pagi, menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari seorang karyawan bernama Agung pada pukul 01.30 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, ledakan tersebut terdengar sekitar pukul 01.00 WIB sebelum akhirnya pekerja lain bernama Asna melihat kobaran api yang sudah membesar.

Menyadari situasi yang semakin tak terkendali, karyawan lainnya, Agung langsung memacu sepeda motornya menuju markas pemadam kebakaran untuk meminta pertolongan darurat.

Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan

Merespons laporan tersebut, sebanyak sepuluh personel dari piket Regu 3 beserta dua unit armada pemadam langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

Petugas tiba sepuluh menit kemudian, meskipun sempat mengalami sedikit kendala akibat akses menuju titik api yang cukup jauh dari jalan utama sehingga kendaraan tidak bisa merangsek lebih dekat.

Meski demikian, berkat kesigapan petugas yang dibantu oleh para pekerja peternakan, proses pemadaman hingga tahapan pendinginan berhasil dituntaskan pada pukul 02.30 WIB.

Andri memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden dini hari tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp36.500.000. Angka tersebut mencakup kerusakan satu unit bangunan semi permanen berukuran sepuluh kali empat meter, tiga unit mesin semprot, serta sejumlah barang inventaris lainnya di dalam gudang.

Berdasarkan hasil pengumpulan keterangan dan olah TKP sementara, percikan api diduga kuat berasal dari korsleting arus listrik yang memicu ledakan.

Berbeda dengan Komisi IV, Rana Suparman Blak-blakan Benarkan Ada Dua Versi Angka LHP BPK

Menyikapi musibah ini, pihak Damkar kembali mengingatkan masyarakat dan para pelaku usaha untuk meningkatkan kewaspadaan serta melakukan mitigasi mandiri. Warga diimbau untuk selalu menggunakan kabel instalasi listrik berstandar SNI, menghindari penumpukan steker pada satu stopkontak, serta rutin memeriksa kelayakan selang dan regulator tabung gas.

Selain itu, setiap area pemukiman atau tempat usaha juga didorong untuk menyediakan fasilitas proteksi darurat seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR) maupun tandon air. Bagi masyarakat yang menghadapi situasi darurat, layanan pengaduan Damkar Kuningan selalu siaga melalui sambungan telepon di (0232) 871113 atau WhatsApp di 081322698881.

× Advertisement
× Advertisement